• Home
  • Dumai
  • Debat Sesi II, Syarifah Dinilai Belum Layak jadi Kepala Daerah
Sabtu, 05 Desember 2020 21:18:00

Debat Sesi II, Syarifah Dinilai Belum Layak jadi Kepala Daerah

DUMAI, globalriau.com - Penampilan Calon Wakil Walikota Dumai nomor urut 2, Syarifah di debat kandidat Pilkada Dumai 2020 terkesan hanya menjual kesedihan pasca meninggalnya Eko Suharjo, calon walikota yang menjadi pasangannya.
 
 
Mulai sesi pertama penyampaian visi misi, Syarifah terlihat berupaya untuk menangis. Hanya saja karena harus membaca konsep yang sudah dipersiapkan, suasana haru tersebut jadi hambar. 
 
" Kita memahami kesedihan atas meninggalnya pak Eko. Namun sebagai calon pemimpin Dumai, mestinya harus kuat dan mampu menguasai keadaan," ujar Ilham, warga yang menyaksikan debat melalui virtual tadi malam. 
 
Selain itu, dalam menjawab pertanyaan yang diajukan moderator terkait penanganan masalah narkoba juga tidak mampu memberikan jawaban secara lugas. Syarifah lagi-lagi membaca konsep yang sudah dipersiapkan sebelumnya. 
 
" Jawaban atas pertanyaan yang diajukan sangat datar dan biasa sekali. Tidak tampak gagasan cerdas dari apa yang beliau sampaikan. Secara wawasan kita lihat beliau masih butuh waktu untuk belajar," ujar warga lainnya. 
 
Dibanding Syarifah, penampilan pasangan calon lainnya lumayan memuaskan. Calon Wakil Walikota nomor urut 1, M Rizal Akbar mampu menjabarkan jawabannya dengan baik, termasuk calon walikota nomor urut 4, Edi Sepen. Sedangkan Paisal-Amris pasangan calon nomor urut 3 mampu berkolaborasi dengan baik dalam menjawab pertanyaan yang diajukan panelis pada debat kandidat II Pilkada Dumai 2020.(red) 
Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Perkuat Pengasuhan 1.000 HPK, Pemko Dumai dan Tanoto Foundation Dorong Generasi Bebas Stunting

    Kesadaran inilah yang terus didorong Pemerintah Kota (Pemko) Dumai bersama Tanoto Foundation melalui penguatan pengasuhan dan stimulasi dini sebagai bagian dari upaya membangun sum
  • 3 minggu lalu

    Dispertaru Dumai Juara 1 Lomba Dekorasi Gerai MPP, Buktikan Pelayanan Publik Bisa Kreatif

    Kreativitas tersebut mengantarkan Dispertaru Kota Dumai meraih Juara 1 Lomba Dekorasi Tenant/Gerai Mal Pelayanan Publik (MPP) yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun
  • satu minggu lalu

    Wawako Sugiyarto Dengarkan Tanggapan Tujuh Fraksi Soal Ranperda Industri 2026-2046

    Seluruh fraksi sepakat menyoroti pentingnya perencanaan industri yang terstruktur, inklusif, ramah lingkungan, serta mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan eko
  • satu minggu lalu

    Tegaskan Industri untuk Kesejahteraan Rakyat, Pemko dan DPRD Dumai Bahas Ranperda RPIK 2026-2046

    Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, dalam pembukaannya menyampaikan bahwa penyampaian Ranperda RPIK ini merupakan bagian dari agenda resmi yang telah dijadwalkan oleh Badan Musya
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.