Rabu, 09 September 2026 10:23:00
Dinkes Dumai Jemput Bola, 100 Warga Nelayan Laut Ikuti Cek Kesehatan Gratis
DUMAI – Layanan kesehatan tidak selalu harus menunggu masyarakat datang ke puskesmas atau rumah sakit. Di Kota Dumai, pemerintah justru hadir lebih dekat, menyapa warga langsung di lingkungan tempat tinggal mereka.
Hal tersebut terlihat pada Rabu (9/9/2026) pagi, ketika Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Aula Pertemuan Masjid Al Hikmah, Jalan Nelayan Laut, Kelurahan Pangkalan Sesai.
Sebanyak 100 warga mengikuti layanan kesehatan tersebut dengan antusias. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr. Syaiful, MKM melalui perwakilannya, Santi Zen, SKM, mengatakan CKG memiliki peran penting dalam mendeteksi secara dini berbagai penyakit yang kerap tidak disadari masyarakat hingga memasuki kondisi yang lebih serius.
Menurutnya, pemeriksaan tersebut mencakup deteksi sejumlah penyakit dan faktor risiko, di antaranya diabetes, hipertensi, obesitas, tuberkulosis (TBC), hingga kanker.
“Jangan ada masyarakat yang enggan mengikuti CKG karena alasan hasil diagnosis dan biaya yang akan ditanggung untuk pengobatan. Pemerintah sudah menggratiskan dan seluruhnya tanpa dipungut biaya apapun,” ujar Santi Zen.
Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Justru, mengetahui kondisi kesehatan sejak dini dapat menjadi langkah awal untuk mendapatkan penanganan dan tindak lanjut yang tepat.
Edukasi Jadi Kunci
Antusiasme masyarakat mengikuti CKG, menurut Santi, tidak terlepas dari sosialisasi dan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dinkes Dumai terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui berbagai saluran, mulai dari media massa, media sosial, hingga pendekatan langsung dengan melibatkan tokoh masyarakat, kader PKBI Cabang Kota Dumai, serta kader layanan kesehatan setempat.
“Dengan strategi komunikasi yang efektif, tepat sasaran, dan mudah dipahami, kita harapkan mampu mengikis persepsi masyarakat tentang CKG yang semula negatif. Alhamdulillah saat ini masyarakat sudah sangat antusias mengikuti,” katanya.
Pendekatan tersebut menjadi penting karena pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan medis, tetapi juga bagaimana membangun kepercayaan masyarakat.
Dengan hadir langsung di tengah pemukiman, melibatkan tokoh masyarakat dan kader setempat, Dinkes Dumai berupaya memastikan informasi mengenai manfaat CKG dapat diterima dan dipahami masyarakat secara lebih mudah.
Menjangkau Semua Kelompok Usia
Program CKG juga dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia.
Santi menjelaskan, sasaran layanan mencakup bayi usia dua hari hingga anak usia enam tahun, termasuk balita dan anak prasekolah.
Selanjutnya, anak usia 7–17 tahun, khususnya usia sekolah dan remaja, menjadi sasaran pemeriksaan setiap tahun ajaran baru.
Sementara itu, masyarakat dewasa dan lanjut usia (lansia) berusia 18 tahun ke atas juga menjadi bagian dari sasaran CKG.
Selain itu, terdapat sasaran khusus, yakni ibu hamil, bayi, dan balita sesuai dengan standar pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Dengan cakupan tersebut, CKG menjadi salah satu bentuk upaya pemerintah dalam memperluas jangkauan deteksi dini dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kehadiran layanan kesehatan di Aula Masjid Al Hikmah menjadi gambaran bahwa pelayanan publik dapat dilakukan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Dari lingkungan pemukiman pesisir hingga berbagai wilayah lainnya di Kota Dumai, pemerintah terus mendorong agar masyarakat tidak menunggu sakit untuk memeriksakan diri.
Melalui CKG, pesan yang ingin disampaikan sederhana: menjaga kesehatan dimulai dari berani mengetahui kondisi tubuh sendiri.
Dan ketika layanan kesehatan hadir lebih dekat, masyarakat pun memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan pemeriksaan sejak dini.(infotorial)
Share
Komentar






