• Home
  • Dumai
  • IAD Kejari Dumai Raih Juara 1 Lomba Peragaan Busana Batik se Provinsi Riau
Senin, 21 November 2022 20:41:00

IAD Kejari Dumai Raih Juara 1 Lomba Peragaan Busana Batik se Provinsi Riau

Utusan Kejari Dumai berhasil menjuarai lomba Peragaan Busana dan Tari di Kejati Riau, Senin (21/11/2022) pagi tadi.
DUMAI - Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Pahlawan, Kejaksaan Tinggi Riau menggelar lomba peragaan busana batik dan Tari kreasi melayu. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Kejaksaan Negeri di kabupaten dan kota se Provinsi Riau, Senin (21/11/2022) pagi.
 
Dimotori oleh Kepala Seksi Pidana Khusus, Herlina Samosir SH, MH, utusan dari Ikatan Adhyaksa Daerah (IAD) Kejaksaan Negeri Dumai berhasil menyabet juara 1 untuk peragaan busana batik setelah berhasil mengalahkan kontingen dari Kejari daerah lain.
 
Adapun narasi busana yang ditampilkan oleh utusan Kejari Dumai menjelaskan bahwa:
 
Busana ini terbalut dengan kain batik yang bersimbol kearifan lokal yang mengangkat motif kuntum bujang, numbang nipah dan pucuk rebung.
 
Didalam motif kuntum bujang ini sering disebut kuntum setangkai yang mana didalam nya terdapat filosofi yaitu didalam susah menolong orang hidup bahagia rukun dan damai yang memiliki makna kita harus saling tolong menolong antar sesama, serta hidup bahagia rukun dan damai.
 
Dikain batik ini juga terdapat motif numbang nipah yang sering dikenal dengan numbang beranak yang berfilosofikan sopan santun mengundang berkah, mulut dijaga dosa mengelak yang memiliki makna jagala sopan santun serta tutur kata agar hidup menjadi berkah dan tidak mengundang dosa.
 
Dan yang terakhir dari motif kain batik ini ialah motif pucuk rebung bertunas yg memiliki filosofi memakai pucuk rebung bertunas lapar hilang dahaga pun lepas, sejuk datang menjauh panas, beban terbawa hutang lepas yang memiliki arti pucuk rebung bertunas ini melambangkan ketenangan dalam hidup serta mengajarkan kita hidup apa adanya dan berkecukupan Dengan balutan kain sifon diluarnya dan payet yang bertaburan indah dan kain yang terjuntai dari bahu, busana ini memberikan kesan yang tampak elegant serta modern.
 
Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Agustinus Herimulyanto SH, MH.Li didampingi Kasi Intel Abu Nawas SH, MH menjelaskan bahwa utusan Kejari Dumai diisi oleh anak-anak dari staf yang dilatih hanya seminggu secara maksimal siang hingga malam hari.
 
"Kita salut dan bangga, dengan kerja keras serta latihan yang cukup singkat anak-anak utusan Kejari bisa berhasil juara pada lomba kali ini, dengan dipandu juri yang profesional," ujar Kajari.
 
Utusan Kejari Dumai juga berhasil menjuarai lomba Tari Kreasi Melayu, meski harus puas di peringkat ke III, Kajari tetap bangga dan bersyukur atas pencapaian mereka.
 
"Mengenai persiapan sehingga Kejari Dumai di nobatkan jadi juara, anak anak staf di Kejari Dumai latihan setiap sore bahkan sampai malam. Selain mereka mengerjakan tugas sehari-hari mereka juga harus latihan yang maksimal, setelah di lombahkan pagi tadi puji syukur anak-anak kami dari Dumai jadi Juara 1 dan juara 3," ucapnya.
 
Terpisah, ketua Ikatan Adhyaksa Daerah (IAD) Kejari Dumai, Ririk Agustinus menyampaikan bangga serta bahagia atas prestasi yang di toreh oleh ibu - ibu anggota IAD daerah Dumai.
 
"Kami bangga terhadap kerjasama dan prestasi yang ditoreh ibu-ibu anggota IAD Dumai. Semoga kedepan bisa menorehkan kembali prestasi yang lainnya," ucapnya.
 
Untuk pemenang lomba Peragaan Busana Batik yakni Juara 1 Kejari Dumai, Juara 2 Kejari Siak dan Juara 3 diraih Kejari Pelalawan.
 
Sementara untuk lomba Tari Kreasi Melayu Juara 1 diraih Kejati Riau, Juara 2 Kuansing dan Juara 3 diraih Kejari Dumai.**
Share
Komentar
Copyright © 2022 . All Rights Reserved.