• Home
  • Dumai
  • Kabut Asap Dumai Ganggu Bandara Pinang Kampai
Sabtu, 05 September 2015 03:56:00

Kabut Asap Dumai Ganggu Bandara Pinang Kampai

DUMAI- Kabut asap yang menyelimuti Kota Dumai sejak beberapa hari terakhir akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tampaknya tak hanya lagi mengganggu aktifitas masyarakat dan membahayakan kesehatan, namun kini kabut asap tersebut juga telah mengganggu aktifitas penerbangan di Bandara Pinang Kampai Kota Dumai.

Dikatakan Kepala Bandara Pinang Kampai Dumai Catur Hargowo, akibat kabut asap yang menyelimuti Kota Dumai sejak beberapa hari terakhir, kini aktifitas penerbangan di Bandara Pinang Kampai Kota Dumai pun menjadi sedikit terganggu.
 
Dijelaskannya, terganggunya aktifitas Bandara Pinang Kampai Kota Dumai terjadi dan sangat dirasakan oleh Pesawat TransNusa jurusan Dumai - Jakarta maupun sebaliknya dan Dumai - Batam serta sebaliknya, pasalnya akibat kabut asap tersebut penerbangan terpaksa mengalami penundaan keberangkatan atau delay selama 30 menit akibat kabut asap Karhutla.
 
"Sudah beberapa hari ini penerbangan jurusan Dumai ke Jakarta dan sebaliknya mengalami delay atau penundaan penerbangan kurang lebih 30 menit dari jadwal normal. Sementara hari ini (Rabu pagi, red) meskipun sudah lewat dari pukul 10:00 WIB pesawat yang seharusnya sudah mendarat sekitar pukul 09:30 tadi belum juga tiba," katanya, Rabu (2/9).
 
Menurut Catur, delay tersebut terjadi akibat kabut asap yang membatasi jarak pandang pilot. Pasalnya kabut asap akibat Karhutla yang telah menyelimuti kondisi udara Kota Dumai telah membatasi jarak pandang yang kini (Rabu pagi, red) hanya mencapai 1 KM hingga 2 KM, sedangkan normalnya sekitar 4 KM. Dan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan penerbangan terpaksa kita tunda 30 menit.
 
"Sesuai skedul jadwal Dumai ke Jakarta berangkat pukul 09.30 terpaksa ditunda 30 menit atau diberangkatkan Pukul 10.00 WIB. Delay juga diberlakukan untuk penerbangan jurusan Dumai-Batam yang semula berangkat pada pukul 09.40 WIB  terpaksa ditunda sekitar 20 menit," tutupnya. (via)

Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Perkuat Pengasuhan 1.000 HPK, Pemko Dumai dan Tanoto Foundation Dorong Generasi Bebas Stunting

    Kesadaran inilah yang terus didorong Pemerintah Kota (Pemko) Dumai bersama Tanoto Foundation melalui penguatan pengasuhan dan stimulasi dini sebagai bagian dari upaya membangun sum
  • 3 minggu lalu

    Dispertaru Dumai Juara 1 Lomba Dekorasi Gerai MPP, Buktikan Pelayanan Publik Bisa Kreatif

    Kreativitas tersebut mengantarkan Dispertaru Kota Dumai meraih Juara 1 Lomba Dekorasi Tenant/Gerai Mal Pelayanan Publik (MPP) yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun
  • 4 hari lalu

    Wawako Sugiyarto Dengarkan Tanggapan Tujuh Fraksi Soal Ranperda Industri 2026-2046

    Seluruh fraksi sepakat menyoroti pentingnya perencanaan industri yang terstruktur, inklusif, ramah lingkungan, serta mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan eko
  • 6 hari lalu

    Tegaskan Industri untuk Kesejahteraan Rakyat, Pemko dan DPRD Dumai Bahas Ranperda RPIK 2026-2046

    Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, dalam pembukaannya menyampaikan bahwa penyampaian Ranperda RPIK ini merupakan bagian dari agenda resmi yang telah dijadwalkan oleh Badan Musya
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.