• Home
  • Dumai
  • Kejari Dumai Tuntut 5 Terdakwa Pemasok 166 Kg Shabu Hukuman Mati
Rabu, 14 September 2022 20:54:00

Kejari Dumai Tuntut 5 Terdakwa Pemasok 166 Kg Shabu Hukuman Mati

Kasi Intel Kejari Dumai, Abu Nawas, SH
DUMAI - Kejaksaan Negeri Dumai menyampaikan tuntutan terhadap 5 (lima) terdakwa pemasok narkotika jenis shabu-shabu dengan total sebanyak 166 kilogram pada persidangan yang digelar Rabu (14/09/2022) sore di kejaksaan Negeri Dumai.
 
 
Dalam tuntutannya, Kejaksaan negeri Dumai menuntut hukuman mati terhadap para terdakwa yang diyakini terbukti melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 35 tahun 2009 pasal 114 ayat 2 dengan ancaman terberat yakni pidana mati.
 
Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, melalui Kasi Intel Kejari, Abu Nawas SH, dalam keterangan pers menjelaskan bahwa dalam sidang yang digelar sore tadi para terdakwa didampingi oleh penasehat hukum mereka.
 
Dijelaskan Abu Nawas, bahwa total barang bukti yang berhasil didapat dari para terdakwa berjumlah 166 kilogram shabu dan 18 bungkus plastik bening berisikan tablet segitiga warna biru dan merah mengandung narkotika para-Fluorofenilpiperazin (pFPP) dengan total berat lebih kurang 5,657,26 gram atau sebanyak 16.568 butir.
 
"Seluruh barang bukti telah berhasil dirampas untuk dilakuka pemusnahan," jelas Kasi Intel.
 
Dia merinci masing-masing terdakwa yakni Edi Pranata Als Mat Als Acau memasok 120 bungkus yang disimpan di dalam 4 buah karung dengan total berat keseluruhan sekitar seratus dua puluh delapan ribu delapan ratus dua puluh tujuh koma dua gram.
 
Sementara terdakwa Al Jufri dan Terdakwa Yopi Topia memasok 10 bungkus Narkotika seberat 10.562,6 (sepuluh ribu lima ratus enam puluh dua koma enam) gram. 
 
Terdakwa Roni Alfindo dan Terdakwa Rio Saputra memasok 11 bungkus plastik kemasan teh cina warna hijau berisi kristal bening mengandung narkotika jenis shabu dengan total berat keseluruhan 11.266,7 (sebelas ribu dua ratus enam puluh enam koma tujuh) gram, 25 bungkus plastik kemasan teh cina berisi kristal bening yang mengandung narkotika dengan total berat 25.603,7 (dua puluh lima ribu enam ratus tiga koma tujuh) gram dan 18 bungkus plastik bening berisi tablet segitiga warna biru dan merah mengandung narkotika pFPP (paraFluorofenilpiperazin) total berat keseluruhan lebih kurang 5.657,26 (lima ribu enam ratus lima puluh tujuh koma dua puluh enam) gram atau 16.586 (enam belas ribu lima ratus delapan puluh enam) butir.**
Share
Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Nyaris Menang di Bekasi, PSPS Pekanbaru Tertahan 1-1 Usai Penalti Gamaroni Digagalkan

    Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, tetap menyambut positif hasil tersebut. Ia bersyukur timnya masih mampu membawa pulang satu poin dari pertandingan tandang yang berlangsung ke
  • 3 hari lalu

    Semarak Bulan Bahasa di Meranti, 108 Pelajar Unjuk Kemampuan Lestarikan Sastra Melayu

    Kegiatan yang melibatkan pelajar dari 51 SMP se-Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut menjadi wadah pengembangan kreativitas, kecakapan berbahasa, sekaligus upaya menjaga warisan sa
  • 3 hari lalu

    BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Sembilan Wilayah di Riau, Dumai Terdeteksi Dua Hotspot

    Forecaster On Duty BMKG, Yudhistira Mawaddah, menyampaikan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca, hujan berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Siak, Pelalawan, Rokan
  • 3 hari lalu

    14 Penerima Beasiswa Pemko Dumai Lulus, Sekda Hadiri Wisuda XXIII PCR

    Bukti nyata dari program tersebut terlihat dengan keberhasilan 14 mahasiswa penerima Beasiswa Pemerintah Kota Dumai yang berhasil menyelesaikan pendidikan dan mengikuti Sidang Terb
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.