• Home
  • Dumai
  • Minta Atasi Kelangkaan LPG, Gabungan Mahasiswa Unjuk Rasa Depan kantor Disperindag Dumai
Kamis, 22 Oktober 2015 00:19:00

Minta Atasi Kelangkaan LPG, Gabungan Mahasiswa Unjuk Rasa Depan kantor Disperindag Dumai

DUMAI- Puluhan mahasiswa menggelar unjuk rasa di kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Dumai pada Rabu (21/10).

Para mahasiswa Kota Dumai yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa pembela rakyat Kota Dumai yang melakukan aksi damai menuntut dan meminta pihak Disperindag Kota Dumai agar dapat mengatasi persoalan tabung gas bersubsidi di Kota Dumai yang menjadi langka serta harga yang tidak stabil diterima oleh masyarakat Kota Dumai.

Puluhan mahasiswa yang melakukan aksi Demo tersebut, menilai Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Dumai tidak berhasil mengatasi persoalan tersebut dan meninta Kepala Dinas Perindustrian Kota Dumai di copot.

Tidak hanya itu saja, mereka juga menilai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Dumai hanya tidur-tiduran saja alias tidak ada kerja dan tindakkan nyata. Bahkan tidak melakukan apa-apa untuk mengatasi persoalan kelangkaan gas LPG 3 Kg ini. Buktinya sampai saat ini kelangkaan masih terjadi.

"Bangun Tidur, Tidur lagi. Bangun... Tidur lagi," nyanyian puluhan mahasiswa serentak di depan Kantor Disperindag Kota Dumai di hadapan Kadis Perindag Kota Dumai H.Zulkarnaen dan puluhan staf Disperindag Kota Dumai.

David Manurung perwakilan mahasiswa dari GMKI, yang tergabung menjadi Aliansi Mahasiswa pembela Rakyat Kota Dumai menyebutkan, kedatangan puluhan mahasiswa yang tergabung menjadi Aliansi Mahasiswa pembela Rakyat Kota Dumai meminta agar Dinas Perindustrian bekerja mengatasi persoalan kelangkaan Gas LPG 3 Kg ini serta menuntut hal-hal yang harus dilakukan Disperindag Kota Dumai.

Adapun tuntutan yang diberikan kepada Disperindag Kota Dumai yakni, usut dan tindak tegas mereka (Mafia) yang terlibat permainan kelangkaan gas LPG 3Kg bersubsidi.

Kemudian cabut izin perusahaan yang menaikan harga gas LPG 3 Kg bersubsidi, lalu stabilkan harga gas LPG 3 Kg bersubsidi yang beredar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Dumai dan terakhir tingkatkan pengawasan berat massa tabung gas LPG 3 Kg bersubsidi.
 
"Itu lah tuntutan kami kepada Disperindag Kota Dumai, semoga apa yang disampaikan dapat ditindak lanjuti oleh Disperindag Kota Dumai. Jangan hanya tidur dan bermimpi saja, ayo bangun," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Kota Dumai Zulkarnaen menyebutkan, persoalan kelangkaan ini ada di pusat, sebab merekalah yang memberikan subsidi tersebut sampai ke daerah-daerah. Untuk itu pihaknya telah berkoordinasi untuk mengatasi permasalahan ini.

"Sedangkan harga untuk gas 3 Kg tidak terjadi kenaikan harga, kita mengusulkan harga gas LPG 3 Kg sebesar 18.000. Bahkan kita sudah mengajukan surat sebanyak dua kali ke Provinsi Riau," ujarnya.

Aksi damai para mahasiswa tersebut akan berlanjut ke Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai, sebab mahasiswa menilai jawaban yang diberikan Kadisperindag Kota Dumai tidak sesuai apa yang diharapkan dan Kadiaperindag dinilai lamban dalam mengambil keputusan oleh para mahasiswa yang tergabung menjadi Aliansi Mahasiswa pembela Rakyat Kota Dumai. (via)

Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    PT Pelabuhan Dumai Berseri Dorong Pelayanan Pelabuhan Semakin Optimal

    Kinerja positif tersebut menjadi bagian dari upaya PT Pelabuhan Dumai Berseri dalam mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan di Kota Dumai. Sebagai salah satu bagian penting da
  • 3 minggu lalu

    Perkuat Pengasuhan 1.000 HPK, Pemko Dumai dan Tanoto Foundation Dorong Generasi Bebas Stunting

    Kesadaran inilah yang terus didorong Pemerintah Kota (Pemko) Dumai bersama Tanoto Foundation melalui penguatan pengasuhan dan stimulasi dini sebagai bagian dari upaya membangun sum
  • 4 minggu lalu

    Dispertaru Dumai Juara 1 Lomba Dekorasi Gerai MPP, Buktikan Pelayanan Publik Bisa Kreatif

    Kreativitas tersebut mengantarkan Dispertaru Kota Dumai meraih Juara 1 Lomba Dekorasi Tenant/Gerai Mal Pelayanan Publik (MPP) yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun
  • satu minggu lalu

    Wawako Sugiyarto Dengarkan Tanggapan Tujuh Fraksi Soal Ranperda Industri 2026-2046

    Seluruh fraksi sepakat menyoroti pentingnya perencanaan industri yang terstruktur, inklusif, ramah lingkungan, serta mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan eko
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.