• Home
  • Dumai
  • Mobil Dinas Tertangkap Bawa Narkoba, ASN Dumai Akui Dipinjam Teman untuk Berobat
Selasa, 11 Oktober 2022 05:53:00

Mobil Dinas Tertangkap Bawa Narkoba, ASN Dumai Akui Dipinjam Teman untuk Berobat

Riski Kurniawan, (kanan) saat memberikan arahan dalam salah satu rapat di jajaran Pemko Dumai beberapa waktu lalu.
DUMAI - Sekretaris Dinas Perpustakaan Kota Dumai, Riski Kurniawan membenarkan bahwa mobil dinas miliknya dipinjam teman. Namun, alasan dirinya meminjamkan dikarenakan untuk kebutuhan mengantar orang sakit.
 
 
Hal itu diungkapkan Riski kepada media Senin (10/10/2022) sore kemarin. Dia menjelaskan bahwa mobil dinas yang biasa digunakannya dipinjam untuk alasan kemanusiaan, yakni mengantar orang sakit ke Pekanbaru.
 
"Awalnya mobil itu dipinjam untuk bawa kakak teman saya bang Zailani berobat ke Pekanbaru. Sepulang dari sana sehari sebelum mobil mau dipulangkan ternyata tanpa sepengetahuan dia mobil itu dibawa saudaranya dan akhirnya diamankan pihak polisi bersama barang bukti narkoba," ujarnya.
 
Riski Kurniawan mengaku sudah memberi keterangan kepada kepolisian terkait mobil tersebut. Begitu juga temannya Zailani juga sudah dimintai kesaksian.
 
Namun demikian, lanjut Riski, dirinya menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
 
Terpisah, Kasat Narkoba Polres Dumai, Iptu Mardiwel, kepada media menjelaskan kronologi kejadian kurang lebih sebulan lalu dilakukan pengungkapan peredaran narkotika jenis ganja di Jalan Nelayan, Kota Dumai.
 
"Kini masih dilakukan pengembangan dan proses hukum masih berjalan. Barang bukti serta pelaku dan mobil tersebut masih kita amankan untuk kepentingan penyidikan," ulasnya.
 
Iptu Mardiwel menambahkan bahwa terkait mobil yang dimaksud, pihaknya sudah berkoordinasi kepada pemko Dumai melalui bagian aset dan Walikota.
 
"Pada prinsipnya tidak ada keterkaitan mobil tersebut dengan penangkapan barang bukti. Namun karena pelaku mengakui menggunakan mobil tersebut menuju ke lokasi dimana dilakukan penangkapan maka harus kita amankan sesuai proses hukum berlaku," tukasnya.**
Share
Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Angkat Tema Restorative Justice, Wakajati Riau jadi Narsum Program Tanya Jaksa

    tindak pidana dilakukan dengan nilai barang bukti atau nilai kerugian yang ditimbulkan akibat dari tindak pidana tidak lebih dari Rp. 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah)
  • 7 jam lalu

    Asisten Pengawasan Kejati Riau Lakukan Inspeksi Umum ke Kejari Pelalawan

    Sebagai kata penutup Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi Riau Ayu Agung, S.H., S.Sos., M.H., M.Si mengingatkan seluruh unsur Kejaksaan Negeri Pelalawan agar terus meningkatkan kewa
  • 17 jam lalu

    PUPR Dumai Gesa Seluruh Proyek Pengendalian Banjir Rampung pada Pertengahan Tahun 2023

    Pada kesempatan tersebut, Walikota meminta pada Dinas PUPR agar segera menuntaskan pengerjaan seluruh pintu air pada Maret 2023. Termasuk seluruh proyek pengendalian banjir yang di
  • 17 jam lalu

    Wali Kota Dumai Tinjau Proyek Pengendali Banjir

    Dirinya berharap, dengan selesainya pengerjaan pintu air, bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dalam mengurangi banjir air pasang laut yang kerap tumpah ke daratan.
  • Komentar
    Copyright © 2023 . All Rights Reserved.