Rabu, 30 September 2026 09:14:00
PHR Hadirkan Jalan Mulus di Duri, Perkuat Akses Energi dan Mobilitas Masyarakat
DURI, 30 September 2026 – Komitmen PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam menjaga kelancaran operasional sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat kembali dibuktikan lewat aksi konkrit. Secara masif PHR melakukan perbaikan dan pengaspalan akses jalan operasional di 8 titik strategis sepanjang lebih kurang 1,5 KM di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Langkah ini tidak hanya memperlancar mobilitas alat berat dan transportasi hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional, tetapi juga secara langsung menyulap jalur vital publik menjadi lebih mulus, aman, dan nyaman untuk mobilitas harian warga di sekitar wilayah operasi.
Melalui perbaikan infrastruktur, PHR merealisasikan pengaspalan jalan operasional di sejumlah titik yang tersebar di wilayah operasi Zona Rokan di Duri. Pengaspalan jalan ini memberikan fungsi ganda. Di satu sisi, keandalan jalan sangat krusial untuk menunjang distribusi logistik, mobilitas, serta kegiatan lapangan demi menjaga keandalan produksi migas. Di sisi lain, jalan yang kini mulus tersebut menjadi rute utama warga lokal dalam menggerakkan roda ekonomi, akses pendidikan, hingga konektivitas antardesa.
Manager Relations Zona Rokan, Rudi Arief, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan dalam memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar.
"Keberadaan akses yang memadai adalah kunci utama keselamatan dan efisiensi operasional hulu migas. Namun kami menyadari sepenuhnya bahwa jalan ini juga merupakan urat nadi kehidupan warga. Oleh karena itu, pengaspalan ini kami dedikasikan agar memberikan manfaat ganda: memperlancar operasi penyuplai energi negeri sekaligus menghadirkan kenyamanan dan keselamatan berkendara bagi masyarakat," ujar Rudi Arief.
Ia menambahkan bahwa sinergi dan dukungan masyarakat setempat menjadi fondasi penting bagi kelancaran proyek perbaikan jalan ini.
Program perbaikan jalan ini mencakup pengaspalan serta perkuatan struktur jalan di 8 titik utama yakni, di Jalan Rangau - Duri sepanjang 1,135 Meter. Kemudian di Jalan Ujung Batu - Bekasap sepanjang 360 Meter, dan beberapa spot tambahan lainnya.
Pengaspalan jalan operasional ini dilakukan di beberapa lokasi strategis dengan spesifikasi struktur yang andal, sehingga mampu menahan beban kendaraan berat operasional sekaligus aman untuk digunakan oleh transportasi harian warga. Langkah ini terbukti mempersingkat waktu tempuh, menekan risiko kecelakaan lalu lintas, serta mempermudah mobilitas barang dan jasa di kawasan sekitar wilayah kerja.
Seiring dengan peningkatan kualitas dan aksesibilitas jalan, PHR juga mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha yang menggunakan akses tersebut untuk bersama-sama menjaga kondisi jalan dengan memperhatikan batas tonase kendaraan yang melintas. Penggunaan kendaraan dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) diharapkan dapat dibatasi, sehingga kualitas dan usia pakai jalan dapat terjaga lebih lama serta manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
"Jalan ini kita manfaatkan bersama dan menjadi sarana penting pendukung aktivitas harian. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dan para pengguna jalan dapat saling menjaga, memperhatikan ketertiban berkendara, serta merawat infrastruktur ini bersama-sama. Dengan kepedulian bersama, fasilitas jalan ini dapat terus memberikan manfaat secara optimal, aman, dan tahan lama bagi seluruh pengguna," tutup Rudi Arief.***
Foto: PHR memperbaiki akses jalan area operasi demi kelancaran operasional migas dan memperlancar mobilitas masyarakat.
TENTANG PHR ZONA ROKAN
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018.
Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.
Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.**
Share
Komentar






