Minggu, 03 April 2022 01:43:00
Pengelola Hiburan Malam dan Satpol PP Kota Dumai Kompak "Tutup Mulut"
Infestigasi.com/dok
DUMAI, globalriau.com - Terkait banyaknya kecaman terhadap hiburan malam J-Mex dan Kujira yang masih berani beroperasi hingga H-2 Ramadhan, tak kunjung menyulut Satpol PP dan Pengelola untuk memberikan keterangan pers.
Masyarakat berasumsi beraninya hiburan malam beroperasi disaat seluruh umat Islam menyambut ramadhan, akibat lemahnya pengawasan serta penegakan sanksi dari pemerintah Kota Dumai.
Pemerintah didesak untuk tegas dalam menegakkan aturan yang telah dibuat, terutama bagi pelanggar Perda dan aturan pemerintah lainnya baik berupa seruan sekalipun.
Hingga hari ini, pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Dumai memilih "tutup mulut".
Meski sudah dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Kasat Pol PP, Yudha Pratama belum memberikan keterangan apapun.
Sama halnya dengan pengelola hiburan malam, J-Mex dan Kujira, Aka yang juga memilih tidak berkomentar dan memberikan hak jawab terkait tempat hiburan yang dikelolanya nekat beroperasi jelang masuknya Ramadhan.
Kompaknya pengelola hiburan malam dan Satpol PP untuk "tutup mulut" menjadikan opini publik bebas bernarasi negatif.
Terpisah Walikota Dumai, H Paisal, SKM, Mars kepada media ini menyebutkan dirinya baru mendapatkan informasi terkait adanya tempat hiburan yang membandel.
Orang nomor satu di Dumai ini menegaskan bahwa tidak segan-segan menutup paksa tempat hiburan malam, jika kedapatan ada yang mengabaikan seruan pemerintah yang telah disepakati bersama Forkopimda dan Ormas Agama.
"Seluruh masyarakat kita harap bisa turut mengawasi, jika ada yang melanggar silahkan laporkan, kita akan tutup paksa," tegasnya.
Nekatnya pengelola J-Mex dan Kujira tetap beroperasi jelang masuknya bulan Ramadhan juga menuai kecaman dari berbagai Pihak.
Terutama Ormas Muhammadiyah, yang menjalankan ibadah puasa lebih cepat satu hari yakni Sabtu (02/04/2022) daripada awal puasa yang ditetapkan pemerintah Indonesia secara umum pada Minggu (03/04/2022).
Sebagaimana disampaikan ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Husnul Muhammad Fadly, dia mengecam tempat usaha yang telah mengabaikan seruan pemerintah.
Dia mendesak agar Walikota Dumai tegas menindak tempat usaha hiburan malam yang nekat buka pada bulan Puasa Ramadhan.
"Kami mengecam aktivitas hiburan malam yang masih beroperasi. Dan saya meminta Walikota Dumai serta pihak terkait harus memberikan sanksi yang tegas, bahkan saya rasa sangat perlu untuk mencabut izin operasi tempat tersebut karena tidak patuh terhadap peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah," serunya.
Menurut Husnul, Bulan suci ramadhan merupakan proses ikhtiar untuk hijrah dalam rangka memperkuat keimanan dan menyucikan diri, khususnya di bulan ramadhan.
Maka tradisi pada umumnya masyarakat Indonesia yang beragama Islam menyambut bulan yang suci ini dengan kebahagiaan dan ibadah yang maksimal.
Lanjutnya, bahwa bangsa Indonesia sangat majemuk "multi agama". Akan tetapi warga bangsa memiliki ajaran dan nilai toleransi, tenggang rasa dan saling menghormati serta menghargai sesama pemeluk agama. Apalagi di kota Dumai yang mayoritas beragama Islam (warga muslim).
Oleh sebab itu, kata Husnul, Pemerintah Kota Dumai sudah mengeluarkan surat edaran terkait dengan pelarangan izin operasi hiburan malam melalui berbagai kanal informasi milik pemerintah.
Husnul menilai bahwa perusahaan hiburan malam yang masih beroperasi tersebut bukan hanya melanggar secara etis namun juga logis (surat edaran walikota).
Bagaimana tidak? Hal tersebut membuktikan bahwa pemilik perusahaan tersebut tidak memiliki sifat dan sikap toleransi, diantaranya menghormati dan menghargai warga muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa ramadhan.
Sementara lanjutnya, dalam perspektif peraturan jelas-jelas telah melanggar surat edaran yang telah di keluarkan walikota Dumai.
Husnul berpesan, bahwa Walikota Dumai jangan takut dan bernegosiasi dengan para pelanggar aturan. Karena peraturan itu dibuat untuk dipatuhi sebagai upaya menjaga ketertiban dan kehangatan sesama warga bangsa khususnya kota Dumai.***
Share
Berita Terkait
Jumat Berkah di Rutan Dumai, Berbagi Kepedulian untuk Menguatkan Harapan Warga Binaan
Kepala Rutan Dumai menegaskan, program Jumat Berkah merupakan implementasi Perintah Harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan sekaligus tindak lanjut arahan Kepala Kantor Wilayah Dit
Kunjungi Rutan Dumai, Kakanwil Ditjenpas Riau Berikan Penguatan Tupoksi Petugas Pemasyarakatan
Kakanwil juga meminta agar program ketahanan pangan terus dikembangkan sebagai inovasi unggulan Rutan Dumai, disertai optimalisasi produk hasil karya warga binaan agar semakin berk
Kapolda Riau Pastikan Jembatan Merah Putih Presisi Siap Diresmikan Kapolri
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda memastikan seluruh tahapan pembangunan telah rampung, mulai dari konstruksi hingga aspek keselamatan, sehingga jembatan siap diresmikan dan dimanf
Jalan Sungai Rawa Tak Kunjung Pulih, Truk PT Ekasapta Paramita Energi Bertonase Berat Jadi Ancaman Serius
Bupati Siak, Dr Afni Zulkifli, sebelumnya memastikan perbaikan Jalan Sungai Rawa akan dilakukan dengan melibatkan perusahaan yang memanfaatkan ruas tersebut.
Komentar






