Jumat, 09 Oktober 2026 21:31:00
Rutan Dumai Bergerak Antisipasi Karhutla, Pengunjung dan Warga Binaan Dibekali Masker
DUMAI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya paparan kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni membagikan masker kepada pengunjung dan warga binaan di lingkungan rutan.
Pembagian masker tersebut dipimpin langsung Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, bersama jajaran pejabat struktural dan staf pegawai. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian jajaran Rutan Dumai dalam menjaga kesehatan warga binaan, petugas, maupun masyarakat yang datang berkunjung di tengah kondisi udara yang dapat terpengaruh asap karhutla.
Enang Iskandi mengatakan, pembagian masker merupakan bagian dari upaya antisipasi untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan debu dan partikel asap. Langkah tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Rutan Dumai dalam memberikan pelayanan yang memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan.
“Kami mengimbau seluruh warga binaan, petugas, dan pengunjung untuk tetap menjaga kesehatan. Pembagian masker ini merupakan salah satu langkah antisipasi agar kita bersama-sama dapat meminimalkan dampak dari paparan asap,” ujar Enang.
Selain membagikan masker, jajaran Rutan Dumai juga mengingatkan seluruh warga binaan, petugas, dan pengunjung agar meningkatkan kewaspadaan apabila kualitas udara memburuk. Masyarakat diimbau menggunakan masker saat diperlukan serta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara tidak sehat.
Upaya pencegahan ini menjadi bagian dari perhatian Rutan Dumai terhadap kesehatan di lingkungan pemasyarakatan, terutama dalam menghadapi potensi dampak karhutla yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.
Melalui langkah tersebut, Rutan Dumai berharap perlindungan kesehatan bagi warga binaan, petugas, dan pengunjung dapat terus ditingkatkan. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah pencegahan, dampak kabut asap diharapkan dapat diminimalkan sehingga aktivitas pelayanan dan pembinaan di lingkungan rutan tetap berjalan dengan baik.**
Share
Komentar






