- Home
- Dumai
- Seleksi Tamping Digelar, Rutan Dumai Pastikan Penilaian Warga Binaan Berjalan Objektif dan Transparan
Jumat, 24 Juli 2026 14:43:00
Seleksi Tamping Digelar, Rutan Dumai Pastikan Penilaian Warga Binaan Berjalan Objektif dan Transparan
Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Tahanan Pendamping (Tamping) di Aula Rutan Dumai, Jumat (24/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses seleksi untuk menentukan warga binaan yang dinilai layak memperoleh kepercayaan sebagai tamping guna membantu pelaksanaan berbagai kegiatan operasional dan pembinaan di lingkungan rutan.
Sidang TPP dipimpin oleh jajaran pejabat struktural Rutan Dumai dengan melibatkan Komandan Jaga serta Wali Pemasyarakatan sebagai anggota tim penilai. Keterlibatan seluruh unsur tersebut bertujuan memastikan setiap tahapan seleksi berlangsung objektif, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan pemasyarakatan yang berlaku.
Dalam sidang tersebut, sebanyak 20 warga binaan mengikuti proses penilaian sebagai perwakilan dari total 63 warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif untuk diusulkan menjadi tamping.
Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Dumai, Agung Maulana, menegaskan bahwa Sidang TPP merupakan wujud komitmen Rutan Dumai dalam menerapkan sistem pembinaan yang adil, terukur, dan berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan.
"Status sebagai tamping merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu, setiap keputusan diambil melalui pembahasan bersama dengan mempertimbangkan seluruh aspek penilaian secara profesional dan transparan," ujar Agung.
Sementara itu, Kasubsi Pengelolaan, Erika Putra, berharap warga binaan yang nantinya ditetapkan sebagai tamping mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadi contoh positif bagi warga binaan lainnya.
"Kami berharap warga binaan yang nantinya dipercaya sebagai tamping dapat menjaga integritas, disiplin, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kepercayaan ini harus dijadikan motivasi untuk terus memperbaiki diri dan menjadi teladan bagi warga binaan lainnya," kata Erika.
Keberadaan tahanan pendamping dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran kegiatan sehari-hari di dalam rutan, mulai dari membantu kebersihan lingkungan, pelayanan, hingga mendukung pelaksanaan program pembinaan. Penunjukan tamping juga menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap warga binaan yang menunjukkan sikap disiplin, berkelakuan baik, dan aktif mengikuti program pembinaan.
Melalui Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan ini, Rutan Kelas IIB Dumai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses pembinaan yang profesional, humanis, dan berkeadilan, sehingga mampu mendorong perubahan positif bagi warga binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.**
Share
Komentar






