• Home
  • Dumai
  • Terbungkus Kain dan Terikat Tali Pinggang, Mayat Seorang Pria Ditemukan Membusuk di Dumai
Selasa, 03 Mei 2016 20:25:00

Terbungkus Kain dan Terikat Tali Pinggang, Mayat Seorang Pria Ditemukan Membusuk di Dumai

ILUSTRASI

DUMAI- Mayat lelaki ditemukan membusuk di areal Door Smeer Uluna Motor, Jalan Ratu Sima/ Kelakap Tujuh nomor 103. RT11 Kelurahan Simpang Tetap Darul Ikshan Kecamatan Dumai Barat, Senin (2/5) Sekira pukul 17.00 WIB kemarin.

Saat ditemukan mayat lelaki itu berada digudang dengan kondisi terbungkus kain dan terikat tali pingang. Awalnya Jenazah tampa identitas itu ditemui salah seorang yang bekerja sebagai tukang cat di Door Smeer tersebut.

Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Herfio Zaki di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 17.00 WIB mendapatkan laporan dari pemilik bengkel ada penemuan mayat.

"Bermula dari bau busuk yang berasal dari belakang door smeer tersebut, pihal Polsek Dumai Barat mendapat laporan dan dilanjutkan ke Sat Reskrim Polres Dumai, kami mendapatkan laporan kejadian sekitar pukul 17.00 WIB dari pemilik bengkel. Untuk sementara kita belum memastikan penyebab kejadian itu, kini kita masih melakukan identifikasi," ujar Kasat Reskrim.

Mayat Pria itu lalu dibawa kekamar Jenazah RSUD Dumai dengan mengunakan mobil ambulance. Tak lama kemudian paman korban Amrin, datang mencari keponaanya, mulanya Ia tidak mengetahui bahwa mayat tersebut orang yang Ia cari.

Untuk memastikan mayat merupakan keluarganya, bersama personil Polres Dumai Armin melihat secara langsung kondisi jenazah yang dikeluarkan dari lemari pendingin jenazah.

Kondisi yang membengkak dan membiru hampir tak dikenal oleh paman korban, "kalau dilihat dari rambutnya persis keponaan saya," ujar pria warga purnama tersebut.

Ia menjelaskan bahwa keponaanya itu berusia 22 tahun, bernama Yosi, dari medan bekerja di Dumai tepatnya kerja door smeer,". Yosi sudah 3 hari tidak pulang, biasanya dia 2 atau 3 hari sekali pulang kerumah," sebut Amrin lagi.

Informasi dilapangan menyebutkan, Yosi merupakan pekerja di door smeer tersebut, diduga mayat sudah meninggal beberapa hari yang lalu.

Mayat ditemukan pertama kali oleh Pak selamat saat mengecat, resah dengan bau busuk, mulanya menduga bangkai tikus, mungkin penasaran dengan bau tak sedap meyegat itu, selamat mencari sumber bau dan ditemukan seperti ada kaki manusia.

Dari keterangan istri pemilik usaha yang enggan menyebutkan namanya itu, Yosi sudah hilang selama 2 hari belakang. Dan anehnya lagi ada 2 orang pekerjanya yang pergi meninggalkan pekerjaan beberapa hari lalu.

Kini pihak Mapolsek Dumai Barat bersama Sat Reskrim Polres Dumai masih melakukan pendalaman kejadian penemuan mayat pria tersebut.(vie)

Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Perkuat Pengasuhan 1.000 HPK, Pemko Dumai dan Tanoto Foundation Dorong Generasi Bebas Stunting

    Kesadaran inilah yang terus didorong Pemerintah Kota (Pemko) Dumai bersama Tanoto Foundation melalui penguatan pengasuhan dan stimulasi dini sebagai bagian dari upaya membangun sum
  • 3 minggu lalu

    Dispertaru Dumai Juara 1 Lomba Dekorasi Gerai MPP, Buktikan Pelayanan Publik Bisa Kreatif

    Kreativitas tersebut mengantarkan Dispertaru Kota Dumai meraih Juara 1 Lomba Dekorasi Tenant/Gerai Mal Pelayanan Publik (MPP) yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun
  • satu minggu lalu

    Wawako Sugiyarto Dengarkan Tanggapan Tujuh Fraksi Soal Ranperda Industri 2026-2046

    Seluruh fraksi sepakat menyoroti pentingnya perencanaan industri yang terstruktur, inklusif, ramah lingkungan, serta mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan eko
  • satu minggu lalu

    Tegaskan Industri untuk Kesejahteraan Rakyat, Pemko dan DPRD Dumai Bahas Ranperda RPIK 2026-2046

    Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, dalam pembukaannya menyampaikan bahwa penyampaian Ranperda RPIK ini merupakan bagian dari agenda resmi yang telah dijadwalkan oleh Badan Musya
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.