• Home
  • Maritim
  • Kilang RU II Dumai Lifting Perdana 45 Ribu Barrel Pertamax ke RU III Plaju
Kamis, 15 April 2021 09:03:00

Kilang RU II Dumai Lifting Perdana 45 Ribu Barrel Pertamax ke RU III Plaju

Dok Pertamina.
Ceremonial lifting perdana Pertamax dari RU II Dumai ke RU III Plaju.

DUMAI, globalriau.com - Dalam rangka meningkatkan ketahanan stok Nasional Bahan Bakar Minyak (BBM) ramah lingkungan bagi masyarakat, PT Pertamina melalui Refinery Unit (RU) II Dumai berhasil memproduksi produk Pertamax melakukan lifting perdana pada Jumat (09/04/2021) pekan kemarin.



Kegiatan lifting perdana ini ditandai dengan diangkutnya produk Pertamax menggunakan kapal MT Kirana Dwitya sebanyak 45.000 barrel dengan tujuan RU III Plaju.

Turut hadir pada kesempatan tersebut General Manager RU II, Didik Bahagia, serta jajaran Tim Manajemen Pertamina RU II. Didik menjelaskan bahwa produksi High Octane Mogas Component (HOMC)-Pertamax dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan mogas khususnya Pertamina area Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

"Produksi Pertamax ini diharapkan akan meningkatkan pencapaian Yield Valuable Product RU II," ujarnya.

Persiapan produksi dan lifting ini, lanjutnya berawal dari dilakukannya Plant Test di unit penghasil mogas components (Platforming I dan Platforming II) tanggal 21 hingga 26 Februari 2021 dengan hasil comply spesifikasi Pertamax sesuai Surat Keputusan (SK) Dirjen Migas No. 3674K/24/DJM/206. Kemudian pada tanggal 24 Maret hingga 02 April 2021 dilakukan optimasi blending produksi di tanki.

Didik Penambahkan, Inisiatif ini merupakan komitmen nyata seluruh perwira RU II untuk terus menerus berinovasi menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.

"Produksi ini juga menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi terhadap produk Pertamax," lanjutnya.

RU II Dumai merencanakan lifting kedua sebanyak 45.000 barrel pada tanggal 25 hingga 26 April 2021 mendatang."Semoga keberhasilan produksi dan lifting Pertamax di Kilang Pertamina RU II ini menjadi kontribusi nyata bagi ketahanan stok nasional untuk BBM yang ramah lingkungan," pungkasnya.(rls)

Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Perkuat Pengasuhan 1.000 HPK, Pemko Dumai dan Tanoto Foundation Dorong Generasi Bebas Stunting

    Kesadaran inilah yang terus didorong Pemerintah Kota (Pemko) Dumai bersama Tanoto Foundation melalui penguatan pengasuhan dan stimulasi dini sebagai bagian dari upaya membangun sum
  • 3 minggu lalu

    Dispertaru Dumai Juara 1 Lomba Dekorasi Gerai MPP, Buktikan Pelayanan Publik Bisa Kreatif

    Kreativitas tersebut mengantarkan Dispertaru Kota Dumai meraih Juara 1 Lomba Dekorasi Tenant/Gerai Mal Pelayanan Publik (MPP) yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun
  • 6 hari lalu

    Wawako Sugiyarto Dengarkan Tanggapan Tujuh Fraksi Soal Ranperda Industri 2026-2046

    Seluruh fraksi sepakat menyoroti pentingnya perencanaan industri yang terstruktur, inklusif, ramah lingkungan, serta mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan eko
  • satu minggu lalu

    Tegaskan Industri untuk Kesejahteraan Rakyat, Pemko dan DPRD Dumai Bahas Ranperda RPIK 2026-2046

    Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, dalam pembukaannya menyampaikan bahwa penyampaian Ranperda RPIK ini merupakan bagian dari agenda resmi yang telah dijadwalkan oleh Badan Musya
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.