Selasa, 30 November 2021 11:48:00

TECNO Debut Besar Di Destival Elektronik JD.COM Indonesia (JD.ID)

JAKARTA, INDONESIA - Media OutReach - 30 November 2021 - Baru-baru ini, TECNO melakukan debut besar-besaran di Festival Elektronik JD.COM Indonesia (JD.ID). Ini juga merupakan debut publik besar yang dilakukan oleh TECNO setelah JD.ID dan TECNO resmi menjalin kerja sama strategis. TECNO memiliki jaringan penjualan global dengan produk yang beraneka ragam, termasuk smartphone, ponsel dan tablet. Melihat value bisnis TECNO di luar negeri, JD.ID pun memutuskan untuk menjalin hubungan kemitraan yang strategis dengannya. Sebagai agen nasional resmi dari TECNO, JD.ID kini secara eksklusif menjual seluruh series produk keluaran TECNO.

https://youtu.be/BSBlm-Rofdg

Sebagai salah satu brand ponsel dual-SIM pertama di pasar Afrika, TECNO mengikuti konsep "Berpikir secara Global, Bertindak secara Lokal" dan berkomitmen untuk mengubah sains dan teknologi populer menjadi produk lokal. Inovasi TECNO bukanlah sebuah inovasi teknologi, melainkan upaya nyata untuk mengembangkan fitur ponsel yang sesuai dengan kebiasaan konsumen di Afrika. Misalnya, fitur kamera yang sesuai dengan orang Afrika, musik built-in yang ada di ponsel tersebut berisikan nada-nada dari suasana tarian yang hidup sebagaimana disukai oleh masyarakat Afrika. Penduduk lokal Afrika menyukai telepon yang dibuat secara khusus, ditambah dengan dijualnya ponsel ini dengan harga rendah, strategi TECNO dapat dikatakan berhasil mengambil hati masyarakat Afrika, di mana perkembangan ekonomi di sana masih cenderung rendah. Berkat TECNO, orang Afrika sekarang mampu memiliki smartphone entry-level seharga 50USD hingga 100USD. TECNO telah berhasil masuk ke peringkat 3 teratas di pasar ponsel Afrika dalam hal penjualan. Pada tahun 2016, sebagai langkah kedua dari strategi global perusahaan, TECNO mengumumkan pendekatannya "Berpikir secara Global, Bertindak secara Lokal" ke India yang juga termasuk ke salah satu pasar negara berkembang dan TECNO juga menggunakan konsep yang sama di Indonesia

Sementara ini, pasar Africa masih tetap dikuasai oleh TECNO. Pada tahun 2018, total pandas pasar TECNO di Afrika naik ke peringkat pertama dan merupakan peringkat ke-4 di antara merek ponsel global lainnya. Sejak itu, TECNO telah masuk ke dalam peringkat 50 teratas Brand Tiongkok Lintas Batas Terkemuka ("Leading Chinese Cross-border Brands - The Top 50") sebagaimana dilaporkan oleh Facebook dan KPMG, serta memenangkan penghargaan dari Twitter sebagai brand mancanegara yang paling berpengaruh ("Twitter Most Influential Overseas Brand Award").  

Patut disebutkan juga bahwa kini JD.ID telah menjadi salah satu platform yang terpercaya oleh masyarakat Indonesia melalui pelayanannya yang handal, cepat dan aman. Diyakini bahwa bersama dengan pengawalan dari JD.ID, TECNO dapat kembali mengulang kejayaannya di Afrika dalam memasuki pasar Asia Tenggara lebih dalam lagi dan sepenuhnya mengembangkan kekuatannya secara global di pasar negara berkembang.

Share
Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Carrascal Nickel Corporation Strengthens Its Position as a Responsible Mining Leader in APAC Through Sustainability and Community-Focused Initiatives

    Beyond environmental programs, CNC continues to lead in social development initiatives through its unwavering support for livelihood enhancement, education, health services, infras
  • 7 bulan lalu

    Asia School of Business Memimpin Evolusi AI di Asia Tenggara Melalui "AI-Powered Leadership Conference" Perdana

    Menteri Digital Malaysia, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pemimpin yang memahami pentingnya Kecerdasan Buatan
  • 7 bulan lalu

    Indonesia Tampil Gemilang dalam ACES Awards 2025 dengan Kemenangan Luar Biasa di Bidang Kepemimpinan, Keberlanjutan, dan Inovasi

    Dr Shanggari juga mengatakan bahwa jajaran pemenang yang tangguh dari Indonesia mengirimkan pesan yang jelas kepada wilayah ini, bahwa masa depan menjadi milik para pemimpin yang m
  • 7 bulan lalu

    7th Hainan Island Int'l Film Festival Kicks off in Sanya

    This year's edition has set a new benchmark, receiving a record-breaking 4,564 film submissions from 119 countries and regions, totaling over 2,900 hours of footage
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.