Senin, 30 Maret 2020 13:45:00
Apical Group Sumbang 500 Pcs Masker, Sepatu Boots dan Susu ke RSUD Dumai
DUMAI, globalriau.com - PT Sari Dumai Sejati, (APICAL group) yang berlokasi di Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Sabtu (28/03/2020) pagi menyalurkan bantuan kepada RSUD Dumai sebagai tanda keprihatinan dan dukungan kepada tim medis dalam rangka memerangi virus Corona.
Kamero Bangun, kepala humas PT Sari Dumai Sejati yang turun langsung menyerahkan bantuan kepada tim pelayanan RSUD Dumai berupa masker (500 pieces), sepatu booth dan susu.
"Bantuan khusus untuk membantu ketahanan para medis dan berharap Virus Corona segera berakhir." ujar Kamero.
Ditambahkannya, kegiatan melawan virus Corona sudah dimulai dari lokasi kerja PT SDS, dengan cara menyebarkan informasi kepada karyawan dan semua stake holder yang ada di lokasi PT SDS.
"Diharapkan dari penyebaran informasi akan ada pemahaman, dari pemahaman lahir kesadaran untuk kemudian melakukan perubahan Perilaku." ungkapnya.
Disamping itu, managemen PT SDS juga menerapkan sejumlah kebijakan diantaranya;
1. Social distancing
Dengan mengurangi tumpukan massa seperti tidak makan di kantin perusahaan, tidak melakukan finger-scan, melakukan rapat dengan menggunakan teknik digital tanpa bertemu langsung, staff bekerja di dua tempat yang berbeda.
2. Menjaga kebersihan dan pola hidup sehat
Kebijakan ini dilakukan dengan memfasilitasi hand sanitizer, pembersihan lingkungan dengan menyemprot disinfectant, ketiga menggunakan alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan dan perlengkapan yang lebih khusus di area jetty.
3. Deteksi awal
Kepada semua orang yang masuk ke area pabrik akan dilakukan pemeriksaan suhu badan menggunakan thermos scanner.
4. Larangan untuk karyawan
Kebijakan ini berupa larangan bagi karyawan untuk meninggalkan kota Dumai kecuali terpaksa dengan izin khusus dari management.
5. Isolasi Mandiri selama14 hari
Bagi karyawan yang baru datang dari luar kota, harus dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari lamanya sesuai keputusan managemen.
6. Pendataan
Tamu yang masuk harus mengisi formulir deklarasi tentang histori perjalanan dan kondisi kesehatan. Hal tersebut guna mendeteksi kemungkinan tamu yang datang terlepas dari potensi kemungkinan terjangkit covid-19.(rls)
Wawako Sugiyarto Hadiri Rakor Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran
HUT ke-27 Kota Dumai, PT Pelabuhan Dumai Berseri Tegaskan Dukungan untuk Kemajuan Daerah






