• Home
  • Dumai
  • Bullying Guncang Dunia Pendidikan, DPRD Dumai Jadwalkan Kunjungan ke Sekolah dan Evaluasi Total
Rabu, 06 Mei 2026 17:00:00

Bullying Guncang Dunia Pendidikan, DPRD Dumai Jadwalkan Kunjungan ke Sekolah dan Evaluasi Total

Anggota Komisi I DPRD Kota Dumai sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, Junjung Mangatas Simorangkir,

DUMAI – Kasus dugaan perundungan (bullying) terhadap seorang siswa kelas I di SMP Negeri 8 Guntung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, kini memasuki babak serius. DPRD Kota Dumai melalui Komisi I memastikan akan turun langsung ke lapangan dengan mengagendakan inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa, 12 Mei 2026.

Langkah ini menjadi sinyal tegas bahwa lembaga legislatif tidak akan mentolerir praktik kekerasan di lingkungan pendidikan, terlebih ketika menyangkut keselamatan dan masa depan anak.
 
Anggota Komisi I DPRD Kota Dumai sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, Junjung Mangatas Simorangkir, menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan upaya konkret untuk mengungkap fakta dan memastikan penanganan berjalan transparan.
 
“Kami di Komisi I DPRD Dumai sudah mengagendakan kunjungan ke SMPN 8 Guntung pada tanggal 12 Mei. Kami ingin melihat langsung bagaimana kasus ini ditangani, sekaligus memastikan tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegas Junjung.
 
Ia menekankan bahwa peristiwa ini tidak boleh direduksi sebagai kenakalan biasa, melainkan harus dipandang sebagai persoalan serius yang menyangkut perlindungan anak.
 
“Ini bukan kenakalan remaja yang bisa dianggap sepele. Ini menyangkut keselamatan dan masa depan anak. Negara harus hadir, apalagi korban adalah anak yang membutuhkan perlindungan lebih,” ujarnya dengan nada tegas.
 
Melalui kunjungan tersebut, DPRD Dumai akan meminta penjelasan komprehensif dari pihak sekolah, mulai dari kronologi kejadian, langkah penanganan yang telah dilakukan, hingga sistem pengawasan internal yang diterapkan.
 
“Kami akan meminta penjelasan secara terbuka dari pihak sekolah. Bagaimana kejadian ini bisa terjadi, apa langkah yang sudah diambil, dan bagaimana sistem pengawasan berjalan. Semua harus jelas,” lanjutnya.
 
Lebih jauh, DPRD Dumai juga mendesak Dinas Pendidikan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen sekolah. Jika ditemukan adanya kelalaian, DPRD menegaskan tidak akan ragu mendorong tindakan tegas.
 
“Kalau ada kelalaian, harus ada konsekuensi. Kita tidak ingin lingkungan sekolah menjadi tempat yang tidak aman bagi anak-anak,” katanya.
 
Sebagai langkah strategis ke depan, DPRD Dumai juga akan mendorong pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Anti-Bullying di setiap sekolah, sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan sistem pengawasan siswa.
 
DPRD Dumai memastikan akan mengawal kasus ini hingga tuntas, serta menjamin korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan pemulihan secara maksimal.
 
“Anak-anak harus dilindungi. Sekolah harus menjadi ruang aman dan nyaman untuk belajar. Itu prinsip yang tidak bisa ditawar,” tutup Junjung.**
Share
Komentar
Copyright © 2026 . All Rights Reserved.
  zetaglobal.net, 891, RESELLER amxrtb.com, 105199731, RESELLER video.unrulymedia.com, 703273072, RESELLER appnexus.com,15941,RESELLER lijit.com, 349013, DIRECT, fafdf38b16bf6b2b onetag.com, 7cd9d7c7c13ff36, DIRECT improvedigital.com, 1944, RESELLER amxrtb.com, 105199704, DIRECT pubmatic.com, 161673, RESELLER, 5d62403b186f2ace pubmatic.com, 161674, RESELLER, 5d62403b186f2ace sonobi.com, 4dd284a06a, RESELLER, d1a215d9eb5aee9e video.unrulymedia.com, 926913262, RESELLER smartadserver.com, 4577, RESELLER, 060d053dcf45cbf3 33across.com, 0013300001hSPhhAAG, DIRECT, bbea06d9c4d2853c mobupps.com, c74d97b01eae257e44aa9d5bade97baf33148, RESELLER adasta.it, 176, RESELLER screencore.io, 292, DIRECT