- Home
- Dumai
- Diikuti 45 Kepala Sekolah Penggerak di Riau, SMAN 1 Dumai Taja Program Pengimbasan GSS dan SSK
Jumat, 13 September 2024 17:41:00
Diikuti 45 Kepala Sekolah Penggerak di Riau, SMAN 1 Dumai Taja Program Pengimbasan GSS dan SSK
DUMAI - Sebagai penyandang predikat sekolah siaga kependudukan (SSK) Nasional, SMAN 1 Dumai secara intensif melaksanakan pengimbasan dan advokasi program dari BKKBN RI dan meninergikannya dengan program Gerakan Sekolah Sehat (GSS) dari Kemendikbudristek RI, baik di tingkat lokal hingga nasional yang dilaksanakan secara daring maupun luring.
Mewujudkan hal tersebut, SMAN 1 Dumai belum lama ini menggelar pengimbasan GSS dan SSK bagi kepala sekolah penggerak yang ada di Provinsi Riau. Kegiatan yang digelar di aula SMAN 1 ini dihadiri setidaknya 45 kepala sekolah dar berbagai kabupaten dan kota di Riau.
Kepala SMAN 1 Dumai Rafles,S.Pd pada kesempatan ini menyampaikan bahwa program Pengimbasan GSS dan SSK merupakan komitmen dan rasa tanggungjawab SMAN 1 Dumai sebagai Sekolah SSK tingkat Nasional.
“Kegiatan ini dimaksudkan agar lebih banyak lagi sekolah-sekolah yang ada baik jenjang SMP, SMA/SMK dan MA khususnya di Kota Dumai hingga se Provinsi Riau maupun seluruh Indonesia dapat mengintegrasikan dan melaksanakan Program GSS dan SSK pada proses pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah secara serius,” jelas Rafles, kepada media Jumat (13/09/2024).
Dia menambahkan, dampak dari pelaksanaan GSS dan SSK ini sangat luar biasa dalam mengembangkan kompetensi dan kreatifitas serta kemampuan dan daya nalar yang tinggi dalam belajar serta mampu meningkatkan penguatan karakter peserta didik.
Pada kegiatan GSS, kata Rafles, peserta didik akan diberikan pengalaman-pengalaman pembelajaran dan penguatan karakter tentang pentingnya sehat bergizi, sehat fisik, sehat mental, sehat imunisasi dan sehat lingkungan. Disamping itu pada program SSK peserta didik diberikan pengalaman pembelajaran dan penguatan karakter tentang program keluarga, kependudukan dan keluarga berencana.
“Semua program ini terintegrasi ke dalam kurikulum sekolah, dan di aktualisasikan pada kegiatan Intra kurikuler, kokurikuler dan ekstra kurikuler sekolah. Kedua program tersebut tidak bisa dipisahkan satu sama lain, keduanya saling bersinergi,” jelasnya.
“Dan jika semua sekolah-sekolah yang ada di Indonesia ini memiliki komitmen dan konsistensi yang serius terhadap dua program unggulan tersebut, Inshaa Allah harapan dan cita-cita Indonesia Emas yang berkualitas tahun 2045 itu dapat terwujud,” pungkasnya.**
Share
Berita Terkait
Nyaris Menang di Bekasi, PSPS Pekanbaru Tertahan 1-1 Usai Penalti Gamaroni Digagalkan
Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, tetap menyambut positif hasil tersebut. Ia bersyukur timnya masih mampu membawa pulang satu poin dari pertandingan tandang yang berlangsung ke
Semarak Bulan Bahasa di Meranti, 108 Pelajar Unjuk Kemampuan Lestarikan Sastra Melayu
Kegiatan yang melibatkan pelajar dari 51 SMP se-Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut menjadi wadah pengembangan kreativitas, kecakapan berbahasa, sekaligus upaya menjaga warisan sa
BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Sembilan Wilayah di Riau, Dumai Terdeteksi Dua Hotspot
Forecaster On Duty BMKG, Yudhistira Mawaddah, menyampaikan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca, hujan berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Siak, Pelalawan, Rokan
14 Penerima Beasiswa Pemko Dumai Lulus, Sekda Hadiri Wisuda XXIII PCR
Bukti nyata dari program tersebut terlihat dengan keberhasilan 14 mahasiswa penerima Beasiswa Pemerintah Kota Dumai yang berhasil menyelesaikan pendidikan dan mengikuti Sidang Terb
Komentar






