Jumat, 21 November 2025 10:21:00
Dumai Siap Jadi Magnet Investasi: Revisi RTRW untuk Optimalkan Segitiga Emas
Dumai, Riau - Kota Dumai bersiap menyambut gelombang investasi baru dengan merevisi Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Wali Kota Dumai, H. Paisal, secara resmi membuka Konsultasi Publik Revisi RTRW ini di Ballroom Grand Zuri, Kamis (20/11/2025), menandai langkah strategis untuk menjadikan Dumai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Revisi RTRW ini bukan sekadar perubahan administratif, melainkan sebuah visi besar untuk mentransformasi Dumai menjadi kota yang menarik bagi investor. Fokus utama adalah pengembangan "segitiga emas," sebuah kawasan strategis yang diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi Dumai di masa depan.
"Kami ingin investor merasa nyaman berinvestasi di Kota Dumai, terutama di segitiga emas yang sudah lama direncanakan," ujar H. Paisal dalam arahannya. Beliau juga menyoroti pentingnya mengatasi masalah pasang rob melalui pembangunan tanggul, serta kehadiran batalyon Kopassus yang akan semakin meningkatkan keamanan dan stabilitas kota.
Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang Kota Dumai, Muhammad Mufarizal, S.T., M.IP, menambahkan bahwa revisi tata ruang ini adalah kesempatan emas untuk menjadikan Dumai lebih baik. "Tidak semua kawasan harus diindustrikan atau dijadikan pemukiman. Semua harus dianalisis dengan cermat. Kami mengusung konsep segitiga emas dan meminta dukungan dari semua pihak agar tata ruang ini menjadi pintu investasi yang menjanjikan," jelasnya.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Sekda Kota Dumai, unsur Forkopimda, Ketua DPRD, Ketua LAMR, para Kepala OPD, camat, lurah, pimpinan ormas, pimpinan perusahaan, dan insan pers. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk membangun Dumai yang lebih maju dan sejahtera.
Dengan revisi RTRW ini, Dumai tidak hanya menata ruang, tetapi juga menata masa depan. Kota ini siap menjadi magnet investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Segitiga emas bukan lagi sekadar rencana, tetapi sebuah visi yang akan segera terwujud.**
Share
Komentar






