• Home
  • Dumai
  • Komut PT KPI Apresiasi Capaian Kinerja dan Readiness Kilang Dumai
Selasa, 28 Juni 2022 21:15:00

Komut PT KPI Apresiasi Capaian Kinerja dan Readiness Kilang Dumai

DUMAI - Dalam rangka melakukan fungsi pengawasan terhadap Refinery Unit (RU) yang berada di bawah naungan PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI), Komisaris Utama PT KPI, Triharyo Indrawan Susilo, kunjungi kilang RU Dumai, pada Senin (27/06). Pada kesempatan tersebut, Triharyo menyampaikan apresiasinya atas readiness serta pencapaian kinerja yang berhasil ditunjukkan RU Dumai sejauh ini.
 
 
Dalam kunjungannya kali ini, Triharyo didampingi jajaran komisaris PT KPI lainnya, yaitu Agustina Murbaningsih, Ilham Salahudin, dan M. Idris F Sihite. Selain itu, hadir pula Direktur Operasi PT KPI, Didik Bahagia, beserta rombongan komite.
 
Triharyo menyampaikan pentingnya untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap readiness dan kehandalan kilang karena risiko bisnis migas yang cukup tinggi. “Kunjungan kali ini kami manfaatkan untuk melihat kesiapan RU Dumai untuk memitigasi risiko yang mungkin bisa terjadi, baik karena faktor internal maupun eksternal,” ujarnya.
 
Setelah disambut oleh General Manager RU II, Permono Avianto, di main office, rombongan Komisaris Utama, Direktur Operasi, GM RU II serta tim manajemen bergerak menuju Control Room Tank Farm II dalam rangka pengecekan mitigasi tank overflow. Selanjutnya rombongan bergerak ke Floating Roof dan Fire Station guna melihat kesiapan mitigasi petir dan kebakaran. Komisaris Utama juga sempat melakukan interview terhadap manajer dan staf untuk mengetahui training apa yang yang pernah diikuti guna menunjang kehandalan kilang.
 
Pada kesempatan yang sama, Didik Bahagia menyampaikan bahwa kilang RU Dumai berdiri di bumi lancang kuning yang melingkupi 3 daerah, yaitu Dumai, Sungai Pakning dan Pangkalan Brandan. “Kilang RU Dumai merupakan salah satu kilang penyangga 20% kebutuhan energi nasional dengan produk terbanyak yang dihasilkan adalah solar,” ujarnya.
 
Kilang RU Dumai, lanjut Didik, memiliki potensi besar, tidak hanya dalam produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) tetapi juga produk Petrokimianya. “Selain itu, RU Dumai telah berhasil memproduksi Pertadex dan Marine Fuel Oil (MFO) Low Sulfur di tahun 2022 ini dan telah diekspor ke luar negeri,” lanjutnya.
 
“Semoga kilang RU Dumai semakin berkembang dan bertambah unit produksinya sehingga menjadi kilang yang semakin handal, efisien dan menguntungkan,” tutup Didik.***
Share
Berita Terkait
  • 21 jam lalu

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tanam 500 Mangrove, Perkuat Penanggulangan Abrasi di Kelurahan Mundam

    Upaya Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam penanggulangan abrasi di Dumai tidak hanya terhenti pada penanaman 500 mangrove di Kelurahan Mundam.
  • 4 hari lalu

    Nyaris Menang di Bekasi, PSPS Pekanbaru Tertahan 1-1 Usai Penalti Gamaroni Digagalkan

    Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, tetap menyambut positif hasil tersebut. Ia bersyukur timnya masih mampu membawa pulang satu poin dari pertandingan tandang yang berlangsung ke
  • 4 hari lalu

    Semarak Bulan Bahasa di Meranti, 108 Pelajar Unjuk Kemampuan Lestarikan Sastra Melayu

    Kegiatan yang melibatkan pelajar dari 51 SMP se-Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut menjadi wadah pengembangan kreativitas, kecakapan berbahasa, sekaligus upaya menjaga warisan sa
  • 4 hari lalu

    BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Sembilan Wilayah di Riau, Dumai Terdeteksi Dua Hotspot

    Forecaster On Duty BMKG, Yudhistira Mawaddah, menyampaikan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca, hujan berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Siak, Pelalawan, Rokan
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.