• Home
  • Dumai
  • PWI Dumai Bagikan 7.100 Masker ke Masyarakat dan Anak Sekolah
Kamis, 12 September 2019 15:04:00

PWI Dumai Bagikan 7.100 Masker ke Masyarakat dan Anak Sekolah

Pengurus dan anggota PWI Kota Dumei berfoto disela pembagian masker.

DUMAI, globalriau.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah di Riau masih belum teratasi sepenuhnya. Titik panas atau Hotspot masih bermunculan.

Kualitas Udara di Dumai berstatus tidak sehat. Data ISPU Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau hari ini Pukul 07.00 WIB menyebut kualitas udara Dumai ditandai dengan warna Kuning (tidak sehat), ISPU 182 konsentrasi 314.



Kondisi udara yang setiap hari makin kurang sehat membuat  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai bergerak untuk melakukan kegiatan pembagian masker secara gratis kepada masyarakat dan anak sekolah yang menembus kabut asap demi mendapatkan pendidikan di sekolah.

Pembagian masker dipimpin langsung Ketua PWI Dumai, Kambali didampingi pengurus dan anggota PWI Dumai berjumlah 35 orang yang pusatkan di bundaran Polres Jalan Jendral Sudirman Dumai, Kamis (12/9/2019).

Jumlah masker yang dibagikan sebanyak 7.100 lembar yang dibagikan secara gratis kepada pengguna jalan yang melewati bundaran Polres Jalan Jendral Sudirman Dumai mulai Pukul 07.30 WIB sampai Pukul 09.30 WIB

Ditemui disela-sela kegiatan, Ketua PWI Dumai Kambali mengatakan PWI Dumai sudah membagikan 7.100 masker kepada masyarakat, guna mengantisipasi berbagai penyakit yang disebabkan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan seperti ISPA. Kata Kambali

"Kondisi udara yang setiap hari makin kurang sehat membuat kami PWI Kota Dumai bergerak untuk melakukan kegiatan pembagian masker secara gratis kepada masyarakat." Tambahnya

Tidak hanya hari ini, kegiatan serupa masih akan kami lanjutkan besok Jumat (13/9/2019).

"Pembagian masker ini sebagai wujud kepedulian PWI Dumai terhadap kesehatan masyarakat khususnya untuk mencegah ISPA. Semoga apa yang kami perbuat menjadi contoh dan panutan bagi organisasi lainnya untuk bergerak bersama-sama membagikan masker untuk mencegah penyakit akibat kabut asap." Harapnya

Data dari Dinas Kesehatan Dumai, hasil rekapitulasi penyakit ISPA akibat kabut asap Karhutla dari Tanggal 1 - 10 September 2019 berjumlah 1.532 jiwa.

ISPA tidak hanya menyerang orang dewasa, berdasarkan data Dinkes ISPA juga menyerang anak usia 1 tahun sebanyak 99 jiwa, usia 1-5 tahun 432 jiwa dan usia diatas 5 tahun 1.001 jiwa.

Terakhir Kambali mengucapkan terimakasih kepada seluruh sponsor yang telah mensuport kegiatan ini.

"Tidak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh  sponsor yang telah mensuport kegiatan ini dengan cara membantu masker. Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Badan POM, RSUD Dumai, PLN Dumai, The Zury Hotel Dumai, Wilmar Dumai, SDS Dumai, Comforta Hotel Dumai dan Grand Zuri Dumai." Tutupnya.

Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Sembilan Kali Berturut-turut! Dumai Kembali Raih WTP, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Transparan

    Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Pengelolaan Pemeriksaan AKN V BPK RI, Dr. Juska Meidy Enyke Sjam, kepada Walikota Dumai H. Paisal, SKM., MARS bersa
  • 3 minggu lalu

    Wali Kota Dumai Dorong Penguatan Ekonomi, Teken Kerja Sama Pemanfaatan Aset Negara untuk Koperasi Merah Putih

    Kerja sama ini menjadi langkah konkret sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset negara guna memperkuat perekonomian masyarakat. Kehadiran Ko
  • satu bulan lalu

    Wali Kota Dumai Silahturahmi dengan Plt. Kajari, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

    Kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi dan perkenalan Plt. Kajari Dumai yang baru bertugas di Kota Dumai. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakrab
  • satu bulan lalu

    Wako H. Paisal Perjuangkan 4 Infrastruktur Strategis Dumai Kota Idaman

    Pertemuan strategis ini memfokuskan pembahasan pada percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Dumai guna mendukung peningkatan pelayanan publik dan perekonomian daerah.
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.