• Home
  • Dumai
  • Pilgub Riau, 46 Persen Warga Dumai Tidak Memilih
Jumat, 29 Juni 2018 16:44:00

Pilgub Riau, 46 Persen Warga Dumai Tidak Memilih

DUMAI, Globalriau.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Dumai, Riau mencatat partisipasi pemilih yang tidak mencoblos atau golput pada Pemilihan Gubernur Riau 27 Juni 2018 mencapai 46 persen dari jumlah pemilih 171.394 jiwa.

Anggota Panwaslu Dumai Agustri menyebutkan tingkat partisipasi pemilih hanya sekitar 53 persen.

"Dari laporan petugas yang dihimpun di semua TPS partisipasi pemilih dalam pilkada sekitar 53 persen, dan yang tidak memilih 46 persen," kata Agustri, Kamis.



Rendahnya partisipasi warga dalam Pilgub Riau ini, kata dia, diduga karena masih banyak pemilih berada di luar Dumai atau belum pulang dari liburan sekolah yang panjang hingga 1 Juli 2018.

Selain itu, angka golput 46 persen ini diduga akibat masyarakat kurang antusias dan tidak berminat mencoblos pemilihan gubernur, karena bukan pemilu untuk memilih wali kota dan wakil wali kota Dumai.

"Libur panjang sekolah dan kurangnya minat masyarakat memilih gubernur ini kita duga jadi penyebab rendahnya partisipasi dalam pemilu," sebutnya.

Karena pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah 2018 di Kota Dumai berlangsung dengan lancar dan sukses, Panwas memuji petugas pengawas di lapangan yang telah bekerja keras.

Hasil hitung cepat dirilis di laman Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, data C1 masuk dari Kota Dumai sudah mencapai 100 persen, dan menempatkan pasangan calon Gubernur Riau Syamsuar-Edy Nasution mendominasi perolehan suara meraih 40.634 suara, atau 45,01 persen.

Data ini berasal dari C1 di 515 TPS Kota Dumai Pilkada Riau, dan Syamsur-Edy ungguli tiga pasangan calon lain, yaitu Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno 21,44 persen, Firdaus-Rusli Effendi 17,55 persen dan Lukman Edy-Hardianto 16 persen suara sah.

Sebelumnya, Ketua KPU Dumai Darwis mengaku juga khawatirkan tingkat partisipasi pemilih dalam pemungutan suara pilkada rendah karena panjangnya liburan sekolah.

"Kita keluhkan panjangnya liburan ini karena guru dan pekerja swasta belum pulang atau masih berliburan, dikuatirkan tingkat partisipasi pemilih nantinya rendah," kata Darwis, Senin (25/6).

KPU menargetkan tingkat partisipasi pemilih secara nasional ditetapkan 77,5 persen, dan untuk Dumai ditargetkan 75 persen, atau naik dari pemilihan kepala daerah 2015 lalu sebesar 68 persen.

Sumber: Antarariau.com

Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Sembilan Kali Berturut-turut! Dumai Kembali Raih WTP, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Transparan

    Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Pengelolaan Pemeriksaan AKN V BPK RI, Dr. Juska Meidy Enyke Sjam, kepada Walikota Dumai H. Paisal, SKM., MARS bersa
  • 3 minggu lalu

    Wali Kota Dumai Dorong Penguatan Ekonomi, Teken Kerja Sama Pemanfaatan Aset Negara untuk Koperasi Merah Putih

    Kerja sama ini menjadi langkah konkret sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset negara guna memperkuat perekonomian masyarakat. Kehadiran Ko
  • satu bulan lalu

    Wali Kota Dumai Silahturahmi dengan Plt. Kajari, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

    Kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi dan perkenalan Plt. Kajari Dumai yang baru bertugas di Kota Dumai. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakrab
  • satu bulan lalu

    Wako H. Paisal Perjuangkan 4 Infrastruktur Strategis Dumai Kota Idaman

    Pertemuan strategis ini memfokuskan pembahasan pada percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Dumai guna mendukung peningkatan pelayanan publik dan perekonomian daerah.
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.