Rabu, 09 Desember 2020 14:41:00
Pilkada Dumai, Amris Dominasi Perolehan Suara di TPS Dekat Rumahnya
DUMAI, globalriau.com - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Dumai berlangsung aman dan tertib. Hingga pukul 13.00 Wib sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah melakukan perhitungan.
Salah satunya di TPS 10 RT 10, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan. pasangan H Paisal-Amris nomor urut 3 unggul jauh dibanding tiga calon lain diantaranya Hendri Sandra-Rizal Akbar, Eko-Syarifah dan Edi Sepen-Zainal Abidin.
Pasangan dengan jargon PAS tersebut berhasil memperoleh suara sebanyak 112 (Seratus Dua Belas) sementara paslon no urut 1 Hendri Sandra-Rizal Akbar memperoleh 7 Suara sedangkan paslon nomor urut 2 Eko-Syarifah sebanyak 33 suara dan paslon nomor urut 4 Edi Sepen-Zainal Abidin sebanyak 19 suara.
Perhitungan selesai pada pukul 14.30 Wib, dan total suara yang dihasilkan dari partisipasi pemilih sebanyak 171 dengan 4 suara tidak sah.(red)
Share
Berita Terkait
Sembilan Kali Berturut-turut! Dumai Kembali Raih WTP, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Transparan
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Pengelolaan Pemeriksaan AKN V BPK RI, Dr. Juska Meidy Enyke Sjam, kepada Walikota Dumai H. Paisal, SKM., MARS bersa
Wali Kota Dumai Dorong Penguatan Ekonomi, Teken Kerja Sama Pemanfaatan Aset Negara untuk Koperasi Merah Putih
Kerja sama ini menjadi langkah konkret sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset negara guna memperkuat perekonomian masyarakat. Kehadiran Ko
Wali Kota Dumai Silahturahmi dengan Plt. Kajari, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi dan perkenalan Plt. Kajari Dumai yang baru bertugas di Kota Dumai. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakrab
Wako H. Paisal Perjuangkan 4 Infrastruktur Strategis Dumai Kota Idaman
Pertemuan strategis ini memfokuskan pembahasan pada percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Dumai guna mendukung peningkatan pelayanan publik dan perekonomian daerah.
Komentar






