• Home
  • Dumai
  • Rapat BK DPRD Dumai Ditunda, Turnip Bohongi Publik
Rabu, 30 Maret 2016 14:21:00

Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Ketua

Rapat BK DPRD Dumai Ditunda, Turnip Bohongi Publik

Sekwan Diduga Terlibat Konspirasi
Dua berita acara yang berbeda, dari hasil rapat BK DPRD Dumai hari ini yang ditunda.

DUMAI- Rapat putusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Dumai terkait dugaan pelanggaran etika yang dilakukan ketua dewan Gusri Effendi pada Rabu (30/03/2016) sudah dihadiri pelapor dari berbagai elemen masyarakat. Namun Ketua BK Johannes Tetelepta harus menunda rapat dikarenakan terlapor tidak hadir tanpa keterangan.

Namun diluar dugaan, usai pimpinan rapat menutup secara resmi rapat dengan agenda minta keterangan dari terlapor dan pelapor serta saksi tiba-tiba saja Samuel Turnip selaku wakil ketua BK menyebutkan bahwa Gusri Effendi selaku terlapor atas dugaan pelanggaran etika harus menghadiri rapat di Polres Dumai, sehingga tidak dapat hadir dalam rapat putusan BK.

Hal itu menyulut kecurigaan dari berbagai elemen masyarakat yang hadir, termasuk mahasiswa dan pers. Ketua BK Johannes menyayangkan sikap Turnip selaku wakil yang tidak menyampaikan hal tersebut ketika rapat berlangsung.

"Kita bahkan sudah memberi waktu untuk menunggu terlapor hadir, namun tidak hadir juga hingga akhirnya rapat kita tunda, lantas kenapa setelah rapat ditutup Turnip baru menyebutkan kepada saya bahwa terlapor ada halangan rapat di Polres, harusnya disampaikan didepan para pelapor dan saksi," ungkapnya.

Tidak hanya ditunda, terdapat dua berita acara rapat hari ini yang digelar di ruang rapat gedung DPRD Dumai, berita acara pertama dibuat dengan keterangan bahwa rapat ditunda karena terlapor tidak hadir tanpa keterangan. Namun berita acara kedua dibuat dengan keterangan rapat ditunda karena terlapor Gusri effendi tidak dapat hadir dikarenakan menghadiri undangan untuk rapat di Polres Dumai.

Ironisnya, ketika pers melakukan konfirmasi kepada kapolres Dumai AKBP Suwoyo, dengan tegas dirinya menjawab bahwa sejak pagi tidak bertemu ketua DPRD dan tidak ada rapat apapun di Polres.

"Nggak ada mas, nggak ada rapat apapun di Polres dari tadi pagi sampai siang," ujar Kapolres.

Atas pernyataan Kapolres tersebut, Samuel Turnip dinilai sudah lakukan pembohongan publik selaku anggota dari Badan Kehormatan DPRD.

"Ini sebuah pembohongan publik, kita tidak mau ada permainan dalam persoalan ini, kita minta BK transparan, kalau seperti ini artinya semacam ada permainan. Kenapa Turnip bilang Gusri Effendi ada rapat di Polres, sementara kapolres bilang gak ada, kepentingan apa Turnip dengan Gusri," tanya Ir Muhammad Hasbi, selaku salah satu dari pelapor dugaan pelanggaran etika ketua DPRD Dumai.

Rapat putusan terkait dugaan pelanggaran etika oleh ketua DPRD Dumai ditunda selambat-lambatnya hingga 30 hari.

Terkait hal itu, Ketua BK DPRD Dumai, Johannes enggan menandatangani berita acara yang dilampirkan keterangan bahwa terlapor menghadiri rapat di Polres."Saya hanya menandatangani berita acara rapat yang menyatakan terlapor tidak hadir tanpa keterangan dan itu berita acara yang asli." ujar  Johannes.

Anehnya lagi, Sekretaris Dewan, Fridason juga turut menandatangani berita acara yang menyatakan Gusri Effendi menghadiri rapat di Polres, namun tidak menandatangani berita acara yang dikeluarkan pimpinan rapat.

"Kami menilai Sekwa juga ikut berpihak kepada terlapor, ini akan kita laporkan kepada sekretaris daerah dan walikota, bahkan kita minta inspektorat melakukan tindakan tegas terhadap sekwan selaku PNS." tegas Hasbi mewakili koalisi masyarakat Dumai.(egy)

Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Perkuat Pengasuhan 1.000 HPK, Pemko Dumai dan Tanoto Foundation Dorong Generasi Bebas Stunting

    Kesadaran inilah yang terus didorong Pemerintah Kota (Pemko) Dumai bersama Tanoto Foundation melalui penguatan pengasuhan dan stimulasi dini sebagai bagian dari upaya membangun sum
  • 3 minggu lalu

    Dispertaru Dumai Juara 1 Lomba Dekorasi Gerai MPP, Buktikan Pelayanan Publik Bisa Kreatif

    Kreativitas tersebut mengantarkan Dispertaru Kota Dumai meraih Juara 1 Lomba Dekorasi Tenant/Gerai Mal Pelayanan Publik (MPP) yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun
  • satu minggu lalu

    Wawako Sugiyarto Dengarkan Tanggapan Tujuh Fraksi Soal Ranperda Industri 2026-2046

    Seluruh fraksi sepakat menyoroti pentingnya perencanaan industri yang terstruktur, inklusif, ramah lingkungan, serta mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan eko
  • satu minggu lalu

    Tegaskan Industri untuk Kesejahteraan Rakyat, Pemko dan DPRD Dumai Bahas Ranperda RPIK 2026-2046

    Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, dalam pembukaannya menyampaikan bahwa penyampaian Ranperda RPIK ini merupakan bagian dari agenda resmi yang telah dijadwalkan oleh Badan Musya
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.