• Home
  • Dumai
  • Tabuik Asal Pariaman Terlantar, GEMPAR Dumai Merasa Tak Dihargai
Jumat, 08 Desember 2017 14:27:00

Tabuik Asal Pariaman Terlantar, GEMPAR Dumai Merasa Tak Dihargai

Tabuik asal Pariaman tampak terbiarkan di bekalang kantor Disparpora Kota Dumai.

DUMAI, Globalriau.com - Hoyak Tabuik yang menjadi acara tahunan masyarakat Pariaman belum lama ini telah digelar di Kota Dumai dengan sukses. Namun, belakangan didapati Tabuik yang diserahkan ke Dinas Pariwisata tidak dirawat dengan baik.

Sejumlah warga mendapati tabuik yang didatangkan langsung dari Pariaman, Sumatera Barat tersebut terbiarkan dibelakang kantor Disparpora Dumai dengan kondisi berantakan.

Sejumlah warga yang melihat mengabadikan kondisi tersebut dengan smart phone dan mengupload ke jejaring sosial media.

Sontak hal itu memicu kemarahan warga Pariaman, Terlebih belum lama ini telah digelar pelantikan Generasi Muda Pariaman (GEMPAR) di Kota Dumai.

Andes Fahmichan, ketua GEMPAR Kota Dumai ketika dikonfirmasi awak media menyesalkan tindakan Dinas Pariwisata yang tidak merawat Tabuik dengan baik.

GEMPAR merasa Dinas Pariwisata Kota Dumai tidak menghargai budaya minang khususnya Pariaman dimana budaya hoyak tabuik selalu digelar setiap tahunya.

"Kami merasa tidak dihormati oleh mereka (dinas pariwisata). GEMPAR mengaku akan mengklarifikasi langsung hal tersebut kepada Dinas Pariwisata," ujar Andes.

"Andai mereka tidak sanggup untuk merawat Tabuik tersebut, mengapa mereka menerimanya," sebutnya.***

Penulid: Megi Alfajrin

Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Perkuat Pengasuhan 1.000 HPK, Pemko Dumai dan Tanoto Foundation Dorong Generasi Bebas Stunting

    Kesadaran inilah yang terus didorong Pemerintah Kota (Pemko) Dumai bersama Tanoto Foundation melalui penguatan pengasuhan dan stimulasi dini sebagai bagian dari upaya membangun sum
  • 3 minggu lalu

    Dispertaru Dumai Juara 1 Lomba Dekorasi Gerai MPP, Buktikan Pelayanan Publik Bisa Kreatif

    Kreativitas tersebut mengantarkan Dispertaru Kota Dumai meraih Juara 1 Lomba Dekorasi Tenant/Gerai Mal Pelayanan Publik (MPP) yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun
  • satu minggu lalu

    Wawako Sugiyarto Dengarkan Tanggapan Tujuh Fraksi Soal Ranperda Industri 2026-2046

    Seluruh fraksi sepakat menyoroti pentingnya perencanaan industri yang terstruktur, inklusif, ramah lingkungan, serta mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan eko
  • satu minggu lalu

    Tegaskan Industri untuk Kesejahteraan Rakyat, Pemko dan DPRD Dumai Bahas Ranperda RPIK 2026-2046

    Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, dalam pembukaannya menyampaikan bahwa penyampaian Ranperda RPIK ini merupakan bagian dari agenda resmi yang telah dijadwalkan oleh Badan Musya
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.