Jumat, 19 Juni 2026 07:00:00
Dolar AS Menguat, Mobilitas Penumpang Internasional di Dumai Tetap Normal
DUMAI – Menguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah yang saat ini berada di kisaran Rp18 ribu per dolar AS ternyata belum berdampak signifikan terhadap arus lalu lintas orang di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Dumai. Aktivitas masyarakat yang bepergian ke luar negeri maupun kembali ke Indonesia melalui pelabuhan internasional Dumai masih berlangsung normal.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, Ruhiyat M. Tolib, mengatakan bahwa hingga pertengahan tahun 2026, pihaknya tidak melihat adanya penurunan berarti pada jumlah kedatangan maupun keberangkatan penumpang internasional.
"Meskipun nilai tukar dolar Amerika terhadap rupiah mengalami kenaikan, berdasarkan data yang kami miliki, mobilitas masyarakat yang keluar maupun masuk melalui TPI Dumai masih berjalan normal. Belum terdapat pengaruh signifikan terhadap jumlah perlintasan penumpang internasional," ujar Ruhiyat M. Tolib.
Data Kantor Imigrasi Dumai mencatat, sejak Januari hingga 8 Juni 2026, total perlintasan internasional melalui rute Dumai-Melaka, Dumai-Port Dickson dan Dumai-Muar mencapai puluhan ribu orang. Arus kedatangan warga negara Indonesia (WNI) masih mendominasi, disusul warga negara asing (WNA) yang turut memanfaatkan jalur laut internasional tersebut.
Lonjakan penumpang bahkan sempat terjadi pada Februari 2026, terutama pada rute Dumai-Melaka yang mencatat lebih dari 32 ribu kedatangan WNI. Sementara pada bulan-bulan berikutnya, angka perlintasan cenderung stabil dengan aktivitas keberangkatan dan kedatangan yang tetap tinggi.
Menurut Ruhiyat, kondisi tersebut menunjukkan bahwa hubungan sosial, ekonomi, serta aktivitas pekerjaan masyarakat di kawasan Selat Malaka masih berjalan dinamis dan menjadi kebutuhan yang tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh fluktuasi kurs mata uang.
"Sebagian besar pengguna jasa merupakan masyarakat yang memiliki kepentingan bekerja, berusaha, berwisata maupun menjalin hubungan keluarga di negara tetangga. Sehingga mobilitas ini tetap berlangsung sebagaimana biasanya. Imigrasi Dumai terus berkomitmen memberikan pelayanan keimigrasian yang optimal serta menjaga kelancaran arus keluar masuk orang di wilayah perbatasan," katanya.
Sepanjang Januari hingga 8 Juni 2026, TPI Dumai melayani ribuan perlintasan setiap bulannya melalui tiga tujuan utama di Malaysia, yakni Melaka, Port Dickson dan Muar. Kondisi tersebut menegaskan posisi Dumai sebagai salah satu pintu gerbang internasional strategis di pesisir timur Sumatera yang tetap aktif meski di tengah dinamika ekonomi global dan penguatan dolar AS terhadap rupiah.**
Share
Komentar






