Rabu, 11 Maret 2026 16:47:00
Kota Dumai Raih UHC Award 2026 Kategori Madya
JAKARTA – Pemerintah Kota Dumai kembali mencatatkan capaian di tingkat nasional dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya atas keberhasilan memperluas cakupan perlindungan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan tersebut diserahkan pemerintah bersama BPJS Kesehatan kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak, merata, dan berkelanjutan.
Kota Dumai masuk dalam 192 kabupaten/kota penerima kategori Madya dari total 397 kabupaten/kota penerima UHC Award 2026 di Indonesia. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada 31 provinsi yang berhasil mencapai target cakupan jaminan kesehatan nasional.
Acara penganugerahan UHC Award dihadiri oleh para kepala daerah dari seluruh Indonesia yang terdiri dari gubernur, bupati, dan wali kota.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyampaikan bahwa UHC Award merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan keberpihakan pemerintah daerah dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Penghargaan UHC Award 2026 untuk Kota Dumai diterima langsung oleh Wakil Walikota Sugiyarto yang hadir mewakili Pemerintah Kota Dumai, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai dr Syaiful.
Sugiyarto menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Dumai dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh jaminan layanan kesehatan melalui Program JKN.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama antara Pemerintah Kota Dumai, Dinas Kesehatan, serta BPJS Kesehatan. Kami berkomitmen terus meningkatkan cakupan kepesertaan JKN agar seluruh masyarakat Dumai mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak,” ujar Sugiyarto usai menerima penghargaan.
Ia menambahkan, capaian tersebut juga menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Dumai untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Penilaian UHC Award dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan sejumlah indikator penting, di antaranya cakupan kepesertaan JKN, tingkat keaktifan peserta, pendaftaran penduduk pada segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) oleh pemerintah daerah, serta kepatuhan pembayaran iuran hingga September 2025.
Untuk kategori Madya, daerah harus memenuhi sejumlah persyaratan seperti cakupan kepesertaan minimal 98 persen dari total penduduk serta tingkat keaktifan peserta yang tinggi, termasuk komitmen pemerintah daerah dalam mendaftarkan warganya pada segmen PBPU yang dibiayai pemerintah daerah.
Secara nasional, terdapat 75 daerah yang meraih kategori utama, 192 daerah kategori madya, dan 130 daerah kategori pratama dalam UHC Award 2026. Capaian ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan cakupan jaminan kesehatan tercepat di dunia dalam kurun waktu sekitar satu dekade.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Kota Dumai dinilai berhasil menjaga cakupan kepesertaan JKN yang tinggi sekaligus memperkuat sistem perlindungan kesehatan masyarakat melalui sinergi antara pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan BPJS Kesehatan.**







