• Home
  • Media Outreach
  • Bepergian melalui "Kacamata" Paul Smith: Cara Legendaris untuk Mengabadikan Autentisitas Kota Hong Kong
Kamis, 07 Maret 2019 13:54:00

Bepergian melalui "Kacamata" Paul Smith: Cara Legendaris untuk Mengabadikan Autentisitas Kota Hong Kong

HONG KONG, TIONGKOK - Media OutReach - 7 Maret 2019 - Paul Smith, salah seorang desainer asal Inggris yang paling terkenal di dunia, melakukan perjalanan ke seluruh dunia dan telah mengunjungi Asia sejak tahun 1980-an. Pengaruh yang sangat besar dari kebudayaan Asia dapat terlihat dari berbagai koleksinya, seperti gaun etnik, gaun oriental, dan warna-warna yang menakjubkan. Dalam suatu perjalanan singkat ke Hong Kong baru-baru ini, Paul Smith mencerna dan memahami budaya lokal dengan mengabadikan momen-momen penuh inspirasi melalui kameranya. Keunikan dan autentisitas kota ini dicurahkan melalui "kacamata" sang desainer legendaris.

 

Sebagai seseorang yang penuh semangat dan percaya dengan pengaruh dari masa lalu, desainer yang kerap disapa Sir Paul ini, terutama berfokus dalam lingkungan lokal Old Town Central, yang telah diremajakan oleh Dewan Pariwisata Hong Kong (Hong Kong Tourism Board) sebagai tempat budaya. Distrik yang menarik ini merupakan tempat meleburnya budaya Hong Kong zaman dulu dengan kelahiran kreativitas yang baru, menawarkan kesempatan serta inspirasi tanpa batas kepada Sir Paul untuk memotret.

Sir Paul mengunjungi dua tempat bersejarah di Hollywood Road yang ikonis: Monumen Nasional Kelenteng Man Mo, yang dibangun pada pertengahan abad ke-19, kemudian tempat berkebudayaan dan bersejarah terbaru yaitu Tai Kwun, Kompleks Kantor Kepolisian terpugar dengan sejarah lebih dari 170 tahun. Dia juga berhenti sejenak untuk berburu harta karun di gerai barang antik di sepanjang Upper Lascar Road.

Seni jalanan terlihat di setiap sudut Old Town Central. Sir Paul menapak di jalanan tua untuk menjelajahi sebagian karya seni di kota ini. Dia terpana saat menemukan karya seni dinding dengan elemen desain yang mirip dengan pola garis seni khas miliknya. Berbagai gedung pencakar langit dan warna-warna di distrik ini, serta kontras yang penuh pesona diantara budaya lama dan baru bisa menjadi sumber inspirasi dan kreativitas baginya.

Selain Old Town Central, masih ada banyak tempat yang bisa dijelajahi di kota ini. Cukup ikuti langkah-langkah Sir Paul untuk menikmati teh susu khas Hong Kong yang autentik di dai pai dongsetempat (warung kaki lima di udara terbuka), menaiki Star Ferry menyusuri Victoria Harbour yang terkenal di dunia, atau kunjungi salah satu destinasi berbelanja utama di kota ini, Harbour City, yang dinobatkan sebagai tempat para pengunjung untuk dapat menikmati pemandangan 270 derajat dari Victoria Harbour melalui Observation Deck.

Share
Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Carrascal Nickel Corporation Strengthens Its Position as a Responsible Mining Leader in APAC Through Sustainability and Community-Focused Initiatives

    Beyond environmental programs, CNC continues to lead in social development initiatives through its unwavering support for livelihood enhancement, education, health services, infras
  • 7 bulan lalu

    Asia School of Business Memimpin Evolusi AI di Asia Tenggara Melalui "AI-Powered Leadership Conference" Perdana

    Menteri Digital Malaysia, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pemimpin yang memahami pentingnya Kecerdasan Buatan
  • 7 bulan lalu

    Indonesia Tampil Gemilang dalam ACES Awards 2025 dengan Kemenangan Luar Biasa di Bidang Kepemimpinan, Keberlanjutan, dan Inovasi

    Dr Shanggari juga mengatakan bahwa jajaran pemenang yang tangguh dari Indonesia mengirimkan pesan yang jelas kepada wilayah ini, bahwa masa depan menjadi milik para pemimpin yang m
  • 7 bulan lalu

    7th Hainan Island Int'l Film Festival Kicks off in Sanya

    This year's edition has set a new benchmark, receiving a record-breaking 4,564 film submissions from 119 countries and regions, totaling over 2,900 hours of footage
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.