Selasa, 17 Mei 2022 19:10:00
Pemkab Siak Cuma Mendapat Jatah 103 JCH
SIAK - Setelah dua tahun tertunda akibat pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Siak mendapatkan jatah 50 persen dari kuota normalnya atau cuma 103 jemaah calon haji (JCH) yang dapat berangkat menunaikan Rukun Islam yang kelima.
Kepastian itu disampaikan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak usai menggelar rapat persiapan haji bersama pemerintah daerah setempat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Erizon Efendi mengatakan jumlah yang berangkat tahun ini belum secara keseluruhan sebab adanya pembatasan kuota.
"Sebenarnya kalau kuota normalnya 227 jemaah, sekarang yang berangkat hampir 50 persennya karena dibatasi," kata Erizon, kepada wartawan Selasa, (17/5).
Ia menyampaikan semua calon jemaah haji yang bakal diberangkatkan telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi termasuk konfirmasi ulang tempat mendaftar.
"Semua dokumen-dokumen bisa dikatakan sudah 90 persen baik dari pasport, vaksinasi, pelayanan kesehatan dan lainnya. Bahkan jika dapat kuota penuh semua jemaah di Siak sudah siap berangkat. Artinya semua administrasi tidak ada masalah," katanya.
Meski demikian, Erizon mengaku masih ada kendala terkait penyelenggaraan manasik haji. Sampai saat ini pihaknya belum memastikan kapan dilaksanakan manasik karena masih terkendala anggaran.
"Masalahnya sekarang pelaksanaan manasik. Tadi dibahas dalam rapat akan ada dua instansi yang melaksanakan, dari Pemda setempat dan dari Kemenag, kendalanya kami dari Kemenag sampai saat ini belum pasti kapan dilaksanakan, tunggu anggaran dari pusat, tapi kalau dari Pemkab Siak mengadakan lebih dahulu lebih baik, karena pemkab anggarannya standby," ujarnya.
Sementara itu terkait pemeriksaan kesehatan bagi calon jemaah haji, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak dr Tony Chandra menyampaikan sesuai hasil pemeriksaan kesehatan para jemaah haji layak diberangkatkan, syarat seperti vaksinasi Covid-19 dan Meningitis.
"Para calon jemaah haji sudah melalui tahapan-tahapan cek kesehatan, dan hasilnya tak ada masalah sudah layak berangkat."
" Ya tentu kita juga mengikuti kebijakan dari pemerintah Arab yang menyatakan bahwa usia 65 ke atas ditunda dulu. Intinya semua sudah dilakukan semoga bagi calon jemaah haji yang berangkat diberi kesehatan di Tanah Suci sampai kembali pulang ke tanah air dan menjadi haji mabrur," harapnya. (Infotorial)
Share
Berita Terkait
Imigrasi Dumai Tetap Buka Layanan LARISA di Tengah Libur Nasional Kenaikan Isa Almasih
Keberadaan layanan akhir pekan tersebut dinilai menjadi bentuk transformasi pelayanan publik yang semakin adaptif, sekaligus memperkuat komitmen Imigrasi Dumai dalam menghadirkan l
Program JALUR Polres Dumai Hadirkan Layanan Humanis hingga Bantuan Sosial di TPI Purnama
Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat pesisir yang membutuhkan perhatian dan pelay
Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Dorong Pembentukan Satgas Penanganan Pengungsi di Dumai
Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Dumai tersebut menghadirkan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau, Junior Manerep
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menegaskan bahwa penguatan kompetensi Ahli K3 menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi dunia kerja yang semakin dinamis dan berisiko t
Komentar






