- Home
- Dumai
- Komisi I DPRD Dumai Turun Langsung ke SMPN 8, Dorong Penguatan Pembinaan dan Pengawasan Siswa
Selasa, 12 Mei 2026 20:13:00
Komisi I DPRD Dumai Turun Langsung ke SMPN 8, Dorong Penguatan Pembinaan dan Pengawasan Siswa
DUMAI - Komisi I DPRD Kota Dumai menunjukkan respons cepat atas perhatian publik terkait video perselisihan antarsiswa yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Selasa (12/05/2026), jajaran Komisi I melakukan kunjungan edukatif ke SMP Negeri 8 Dumai guna mendengar langsung penjelasan berbagai pihak sekaligus mendorong langkah pembinaan yang lebih komprehensif di lingkungan sekolah.
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Dumai, Edison bersama anggota Komisi I yakni Junjung Mangatas, Kenda Guntara, Rudi Hartono, Ananda Putri Salsabila, serta Andi Putra Silitonga. Turut hadir unsur Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta pengawas sekolah.
Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah memaparkan kronologi kejadian secara utuh. Kepala sekolah, Arlin Muhardika menjelaskan bahwa insiden yang terjadi merupakan perselisihan antardua siswa kelas VII.1 yang sehari-harinya dikenal berteman dekat.
“Peristiwa ini berawal dari persoalan sepele yang kemudian berkembang menjadi keributan antar anak. Namun sekolah sejak awal langsung mengambil langkah pembinaan dan memediasi kedua keluarga dengan difasilitasi pihak kepolisian,” jelasnya.
Pihak sekolah juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan serta pembinaan karakter siswa agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Dumai, Edison, menilai peristiwa tersebut menjadi momentum evaluasi bersama, bukan hanya bagi sekolah tetapi juga bagi seluruh elemen yang terlibat dalam tumbuh kembang anak, termasuk keluarga dan lingkungan sosial.
Ia menekankan pentingnya pengawasan orang tua di rumah serta pembatasan penggunaan telepon genggam di lingkungan sekolah agar proses belajar mengajar tetap berjalan kondusif.
“Pengawasan tidak bisa dibebankan kepada sekolah semata. Peran orang tua sangat penting dalam membentuk perilaku dan karakter anak sejak di rumah,” tegas Edison.
Komisi I DPRD Dumai juga mendorong penguatan sistem pencegahan melalui edukasi berkelanjutan kepada siswa. Anggota Komisi I, Junjung Mangatas, menyampaikan bahwa pendekatan pembinaan harus dilakukan secara persuasif dan menyentuh langsung para pelajar.
Menurutnya, DPRD siap terlibat dalam kegiatan edukatif di sekolah, termasuk melalui amanat pembinaan saat upacara, sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan nyaman bagi siswa.
Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan keseriusan Komisi I DPRD Dumai dalam menjalankan fungsi pengawasan dan perlindungan terhadap dunia pendidikan, dengan mengedepankan pendekatan solusi, pembinaan, dan kolaborasi bersama seluruh pihak.**
Share
Komentar






