• Home
  • Bengkalis
  • Pemkab Bengkalis Ikuti Rakor Evaluasi PPKM Mikro se-Indonesia
Selasa, 15 Juni 2021 18:36:00

Pemkab Bengkalis Ikuti Rakor Evaluasi PPKM Mikro se-Indonesia

BENGKALIS, globalriau.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di 34 Provinsi di Indonesia secara virtual melalui video conference dari Media Center Dinas Kesehatan Bengkalis Senin, 14 Juni 2021.



Rakor diikuti Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, bersama Anggota DPRD Bengkalis Sofyan, Sekda Bengkalis H Bustami HY, Kajari Bengkalis Nanik Kushartanti, Kapolres Bengkalis diwakili Kasat Bimas AKP Ismanto, Dandim 0303/Bengkalis diwakili Danramil Bengkalis Danramil 01/ Bengkalis Kapten Arh Isnanu, Wakil Ketua Pengadilan Agama Bengkalis Hasan Nul Hakim.

Kemudian Sekretaris Dinas Kesehatan Imam Subchi, Inspektur Kabupaten Bengkalis Rafiardi Ikhsan, Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis Hadi Prasetyo, Sekretaris Satpol PP Agusrizal.

Rapat dipimpin secara langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, diikuti Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian serta pihak terkait lainnya.

Dalam Rakor virtual tersebut disampaikan terkait arahan PPKM Mikro, mulai tanggal 15-28 Juni 2021 untuk Daerah zona merah agar pengambilan keputusan bisa dilakukan secara cepat dan bisa dilakukan penebalan PPKM di wilayah-wilayah merah.

Selama dua pekan depan, ketentuan mengenai work from home di zona merah kini menjadi 75%. Sejumlah aturan diberlakukan selama masa PPKM mikro tahap ke-10. Di daerah zona merah atau risiko tinggi Covid-19 aturan pembatasan diterapkan secara lebih ketat.

Tito Karnavian mengatakan, selama masa pemberlakuan PPKM diharapkan kepala daerah untuk mengaktifkan kembali posko-posko PPKM disetiap desa. Jika satu RW/RT terdapat peningkatan Covid maka RW/RT tersebut di tutup/lockdown.

Berdasarkan tren kenaikan kasus, maka perlu dilakukan peningkatan kapasitas tempat tidur diseluruh rumah sakit ditingkatkan 40 persen, khususnya Kabupaten/Kota dengan zonasi merah dan bed occupancy rate (BOR) diatas 60 persen.

Bupati Bengkalis Kasmarni melalui Wabup Bagus Santoso mendukung dan siap melaksanakan pemberlakuan PPKM di Kabupaten Bengkalis, apalagi lonjakan Covid-19 di Kabupaten Bengkalis terus bertambah.

"Secepatnya kita akan menyamakan persepsi antara Pemerintah Daerah dan Tim Satgas Covid serta Kepala Desa se-Kabupaten Bengkalis, apa upaya dan peraturan yang akan kita berlakukan selama menjalankan PPKM harus terarah dan tepat sasaran," ujar Bagus Santoso.(amx/infotorial)

Share
Berita Terkait
  • 19 jam lalu

    Polres Dumai Razia Tiga Tempat Hiburan Malam, 19 Orang Jalani Tes Urine

    Polres Dumai turut mengajak masyarakat berperan aktif dalam memerangi narkoba dengan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun pered
  • kemarin

    Putra Kelahiran Riau Pimpin Kongres I AFEBSI 2026 di Balai Kota Jakarta

    Melalui kongres perdana ini, AFEBSI berharap dapat memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi y
  • 2 hari lalu

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Luncurkan Produk SAF dengan 5 Persen Minyak Jelantah, Bukti Keandalan Kilang Dukung Transformasi Aviasi Indonesia

    Wakil Direktur Utama I PT Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada seluruh Perwira Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai atas
  • 3 hari lalu

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sumbang 600 Kantong Darah Untuk Masyarakat, Sabet Penghargaan dari Pemprov Riau

    Komitmen Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam membantu penyediaan stok darah bagi masyarakat melalui kegiatan donor darah juga berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.