• Home
  • Bengkalis
  • Wagubri Apresiasi Madu Biene Binaan Pertamina Sungai Pakning
Selasa, 08 Februari 2022 21:47:00

Wagubri Apresiasi Madu Biene Binaan Pertamina Sungai Pakning

SEI PAKNING, globalriau.com - Wakil Gubernur Provinsi Riau, H. Edy Natar Nasution, dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis, H. Bagus Santoso, bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis pada Senin (7/2) untuk meninjau lokasi budidaya lebah madu di Desa Tanjung Leban. Kunjungan ini juga terdiri atas kegiatan Peninjauan Lokasi Budidaya, Pemanenan dan Penyulingan Madu Apis Mellifera.



Rahmadi, Ketua Kelompok Madu Biene, menjelaskan bahwa kelompok Madu Biene berinisiasi untuk melakukan budidaya lebah secara ramah lingkungan sekaligus untuk menjaga kelestarian hutan gambut.

“Dulu kami selalu mencari madu ke hutan. Tapi, ketika karhutla terjadi kami selalu diduga sebagai penyebab terjadinya kebakaran. Yang mana hal itu tidak benar, kami khususnya pencari madu tentunya ikut menjaga kelestarian hutan dikarenakan disanalah sumber penghasilan kami berada,” jelasnya.

"Kami kemudian dibina oleh Pertamina RU II Sungai Pakning dan melakukan budidaya lebah berbagai spesies lebah seperti apis cerana, apis trigona, dan apis mellifera sehingga anggota kelompok sudah tidak perlu lagi mencari madu ke hutan," lanjut Rahmadi.

Rahmadi juga menambahkan bahwa produk madu menjadi komoditas yang sangat diminati terutama pada masa pandemi untuk meningkatkan imunitas tubuh. “Alhamdulillah saat ini kami sudah memiliki glodok sendiri yang dibina oleh Pertamina RU II Sungai Pakning. Sekarang kami per dua minggu sudah bisa menghasilkan 60 kg madu yang dikembangkan menjadi sebuah produk bernama Madu Biene,” ungkap Rahmadi.

Rahmad Hidayat selaku Jr Officer I Comrel & CSR juga menjelaskan “Komitmen kami dalam pelestarian lingkungan terutama lingkungan gambut ini telah kami lakukan sejak lama, yang direalisasikan melalui berbagai Program dan Kegiatan CSR berbasis masyarakat. Program Budidaya Lebah ini kami harapkan dapat menjaga hutan gambut kita tetap lestari dan menciptakan masyarakat yang mandiri,” jelasnya.

Rahmad juga menambahkan bahwa kerja sama yang dilakukan PT KPI RU II Sungai Pakning dan masyarakat ini telah menghantarkan Pertamina pada prediket Beyond Compliance dan mendapatkan penghargaan PROPER Emas selama 4 tahun berturut-turut.

Menanggapi hal tersebut, Wagubri, H. Edy Natar Nasution, dan Wabup Bengkalis, H. Bagus Santoso, menyambut baik usaha PT KPI RU II Sungai Pakning dalam membina Kelompok Madu Biene yang mengelola madu dan membantu meningkatkan taraf hidup perekonomian mereka. Disamping itu, Wagubri H. Edy Natar Nasution juga menyampaikan harapannya untuk memperkuat jalinan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Perusahaan lainnya untuk memperluas pemasaran produk-produk olahan madu milik masyarakat.

Share
Berita Terkait
  • 15 jam lalu

    Program BERSERI, Polres Dumai Bakal Bedah Rumah Warga Kurang Mampu Setiap Bulan

    Adapun program Berseri adalah renovasi ataupun bedah rumah masyarakat yang tidak mampu dengan target 2 hingga 3 rumah setiap bulannya.
  • 2 hari lalu

    Bantah Isu Negatif, Kapolres Dumai; Anggota yang terbukti lakukan pidana pasti saya hukum

    Budi hanya menemukan kelalaian administrasi dalam dokumen pelayaran kapal tersebut dan menegaskan kepada nakhoda untuk melengkapi syarat sebelum memulai aktivitas di laut.
  • 3 hari lalu

    Lantik Sejumlah Staf Ahli, Begini Pesan Jaksa Agung ST Burhanuddin

    Dalam keterangan pers Kepuspenhum Dr Ketut Sumedana menjelaskan bahwa pelaksanaan pelantikan staf ahli oleh Jaksa Agung dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.
  • 3 hari lalu

    Pergantian nama RSUD Dumai kurang visioner, Analis masyarakat: ada point yang hilang

    Tanggapan yang mencolok pada diskusi ini muncul ketika Delyuzar syamsi memilih penggubahan nama Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat, hal tersbut dipilihnya karna melihat prinsip rumah
  • Komentar
    Copyright © 2022 . All Rights Reserved.