• Home
  • Dumai
  • 18 Ribu Lebih Guru di Riau Belum Gajian, Erwin Minta Presiden Turun Tangan
Senin, 03 November 2025 18:59:00

18 Ribu Lebih Guru di Riau Belum Gajian, Erwin Minta Presiden Turun Tangan

DUMAI — Hingga awal November 2025, ribuan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Riau dilaporkan belum menerima gaji untuk bulan Oktober.

‎Kondisi ini memunculkan keresahan di kalangan tenaga pendidik, termasuk aktivis pendidikan sekaligus mantan aktivis reformasi 1998, Erwin Sitompul, S.Pd.
‎Dalam pernyataannya kepada media, Erwin menyoroti lambannya kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang menurutnya menjadi penyebab keterlambatan pembayaran gaji guru. 
‎Ia juga mengkritik proses pengangkatan Kepala Dinas Pendidikan yang dinilai tidak melalui mekanisme assessment sebagaimana mestinya.
‎“Masak iya kepala sekolah SMA dan SMK Negeri disuruh assessment, tapi Kepala Dinas Pendidikan tidak? Seharusnya semua melalui proses yang sama agar adil dan profesional,” ujar Erwin, Senin (3/11/2025).
‎Erwin menilai, keputusan Gubernur Riau yang mengangkat Kepala Dinas Pendidikan definitif tanpa melalui proses assessment telah menimbulkan ketidakseimbangan dalam sistem birokrasi pendidikan.
‎“Kita berharap Gubernur Riau bisa lebih bijaksana dan menjalankan aturan sesuai prosedur. Jangan karena jabatan, aturan dibuat sesuka hati. Riau ini milik seluruh masyarakat Riau, bukan kelompok tertentu,” tegasnya.
‎Lebih lanjut, Erwin juga menyampaikan keprihatinannya kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Dalam Negeri, serta Menteri Pendidikan, agar meninjau kondisi ini dan memberikan perhatian khusus terhadap sistem birokrasi pendidikan di daerah.
‎“Kami mohon pemerintah pusat memberikan instruksi dan evaluasi terhadap kinerja Dinas Pendidikan Riau. Akibat lambannya sistem administrasi, lebih dari 18 ribu guru ASN belum menerima hak mereka,” jelasnya.
‎Menurut Erwin, keterlambatan pembayaran gaji ini bukan hanya berdampak pada kesejahteraan guru, tetapi juga menurunkan semangat kerja dan kualitas layanan pendidikan di Riau.
‎“Guru adalah garda terdepan dalam mencerdaskan bangsa. Jika gajinya saja terlambat, bagaimana mereka bisa fokus bekerja dengan tenang,” katanya menutup pernyataannya.
‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Riau maupun Dinas Pendidikan Riau terkait keterlambatan pembayaran gaji tersebut.**
Share
Komentar
Copyright © 2026 . All Rights Reserved.
  zetaglobal.net, 891, RESELLER amxrtb.com, 105199731, RESELLER video.unrulymedia.com, 703273072, RESELLER appnexus.com,15941,RESELLER lijit.com, 349013, DIRECT, fafdf38b16bf6b2b onetag.com, 7cd9d7c7c13ff36, DIRECT improvedigital.com, 1944, RESELLER amxrtb.com, 105199704, DIRECT pubmatic.com, 161673, RESELLER, 5d62403b186f2ace pubmatic.com, 161674, RESELLER, 5d62403b186f2ace sonobi.com, 4dd284a06a, RESELLER, d1a215d9eb5aee9e video.unrulymedia.com, 926913262, RESELLER smartadserver.com, 4577, RESELLER, 060d053dcf45cbf3 33across.com, 0013300001hSPhhAAG, DIRECT, bbea06d9c4d2853c mobupps.com, c74d97b01eae257e44aa9d5bade97baf33148, RESELLER adasta.it, 176, RESELLER screencore.io, 292, DIRECT