• Home
  • Dumai
  • Dinkes Beberkan Ribuan Warga Dekat Pelindo Dumai Sakit ISPA dan TBC, Wawako Terkejut
Rabu, 10 Desember 2025 17:29:00

Dinkes Beberkan Ribuan Warga Dekat Pelindo Dumai Sakit ISPA dan TBC, Wawako Terkejut

DUMAI, Riau – Senyum di wajah Wakil Walikota Dumai, Sugiyarto, tiba-tiba hilang. Begitu juga dengan para aktivis ARUK yang hadir. Semua terbebani oleh fakta mengejutkan yang diungkap Dinas Kesehatan (Dinkes) saat pertemuan di Gedung Wan Dahlan Ibrahim: ribuan warga di kawasan Ring 1 PT Pelindo Regional Dumai terpapar penyakit pernapasan yang mematikan.

 
"Puncaknya pada Oktober kemarin mencapai 1039 kasus ISPA!" teriak Sekretaris Dinkes, Eka Viora Effendi, membuat semua hadirin geleng-geleng tak percaya.
 
Data Dinkes menunjukkan, sejak Januari 2025, setiap bulannya rata-rata 400 warga menderita ISPA. Sampai November 2025, kasus TBC juga naik dari 170 orang (2024) menjadi 177 orang. Sedangkan Pneumonia menyentuh 85 orang, dengan distribusi di Dumai Kota (30), Sukajadi (35), Laksamana (4), dan Rimba Sekampung (16).
 
"Pembuktian apalagi yang diminta Pelindo? Ribuan warga sakit paru-paru karena pencemaran – ini luar biasa!" kata Direktur LP2HP Fatahudin SH dengan amarah yang tak tersembunyikan. Dia mendesak Pemko lakukan uji labor tanah, air, dan udara segera.
 
Tak tinggal diam, Wawako Sugiyarto langsung menegaskan dukungan penuh terhadap ARUK dan janji tindak lanjut cepat. "Kita akan segera panggil Pelindo, laporkan ke Walikota, dan kerjakan semua solusi – mulai dari buka saluran air yang tersumbat sampai atasi pencemaran. Perusahaan dibutuhkan, tapi tidak boleh merugikan warga!"
 
Pertemuan ini juga mengangkat masalah ekologi lain: penutupan 5 anak sungai di Pelindo, drainase kecil yang penuh sampah, hingga hilangnya Pulau Ancak. Kadis PUPR Rio menyebut perjuangan ARUK sebagai "momen pas" karena sebelumnya sulit masuk kawasan Pelindo, sedangkan Kadis Pertanahan Farid menyatakan revisi RTRW 2025-2045 akan memasukkan usulan pengembalian fungsi sungai.
 
"Kita lakukan ini ditengah bencana di Sumatera yang disebabkan kerusakan alam," ujar Koordinator ARUK Riski Kurniawan. "Jangan biarkan Dumai ikut tenggelam karena keegoisan masa lalu.**
Share
Komentar
Copyright © 2026 . All Rights Reserved.
  zetaglobal.net, 891, RESELLER amxrtb.com, 105199731, RESELLER video.unrulymedia.com, 703273072, RESELLER appnexus.com,15941,RESELLER lijit.com, 349013, DIRECT, fafdf38b16bf6b2b onetag.com, 7cd9d7c7c13ff36, DIRECT improvedigital.com, 1944, RESELLER amxrtb.com, 105199704, DIRECT pubmatic.com, 161673, RESELLER, 5d62403b186f2ace pubmatic.com, 161674, RESELLER, 5d62403b186f2ace sonobi.com, 4dd284a06a, RESELLER, d1a215d9eb5aee9e video.unrulymedia.com, 926913262, RESELLER smartadserver.com, 4577, RESELLER, 060d053dcf45cbf3 33across.com, 0013300001hSPhhAAG, DIRECT, bbea06d9c4d2853c mobupps.com, c74d97b01eae257e44aa9d5bade97baf33148, RESELLER adasta.it, 176, RESELLER screencore.io, 292, DIRECT