• Home
  • Dumai
  • Kadis PU Dumai Sebut Ada Oknum Preman, LSM dan Ormas Minta Proyek
Selasa, 19 Juli 2016 20:56:00

Kadis PU Dumai Sebut Ada Oknum Preman, LSM dan Ormas Minta Proyek

Hearing Komsii III DPRD Dumai dan Dinas PU

DUMAI- Kisruh terkait komentar Plt Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Dumai, Syamsudin yang menyebutkan bahwa proyek dengan sistem penunjukan langsung (PL) diatur dan dibagikan oleh Walikota Dumai, Zulkifli As terus bergulir.

Hearing Dinas PU bersama Komisi III DPRD Dumai yang digelar Selasa (19/07) diruang rapat Melati, gedung DPRD Dumai mengungkap sejumlah fakta dari mantan kadis Tata Kota tersebut.

Dari pantauan awak media diluar ruang rapat terdengar, Syamsudin dalam pemaparannya ketika debat bersama komisi III mengungkapkan oknum LSM, Ormas dan preman yang ikut meminta proyek kepadanya."Ada preman, ormas dan LSM pak," ucap Syamsudin.

Dari ruang rapat tersebut sempat terdengar adu argumen diantaranya membahas persoalan distribusi proyek PL yang dinilai ada masalah, hingga membahas aspirasi DPRD yang tidak terakomodir oleh Dinas PU.

Namun, usai rapat Ketua Komisi III DPRD Dumai berdalih hearing yang digelar bersama Dinas PU tidak lain hanya mempertanyakan persoalan DPAL yang ada di Kecamatan Sungai Sembilan agar segera dilanjutkan.

"Tidak ada bahas soal ribut-ribut proyek, kita hanya mempertanyakan perihal kelanjutan DPAL di Kecamatan Sungai Sembilan, kan sayang jika tidak dilanjutkan," ucap Hasrizal sembari bergegas pergi meninggalkan awak media dengan alasan ingin mengerjakan sholat.

Sementara kesempatan yang sama Plt Kadis PU bergegas pergi meninggalkan awak media tanpa memberi komentar sedikitpun terkait hearing mereka bersama Komisi III DPRD.

Sebelumnya diberitakan, Mencuatnya isu yang menyebutkan bahwa Walikota Dumai Zulkifli As, menggunakan kewenangan untuk mengatur proyek yang bersifat penunjukan langsung (PL) pada lingkungan pemerintah Kota Dumai bak bola panas yang dilemparkan oleh Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Syamsudin.

Mencuat di beberapa media bahwa Syamsudin membeberkan kepada sejumlah oknum terkait proyek PL yang diatur dan dibagikan langsung oleh walikota.

Menanggapi hal tersebut, Syamsudin membatah komentarnya yang sudah heboh di beberapa media yang menyebutkan Walikota Zulkifli As menentukan kontraktor yang akan mengerjakan proyek sistem penunjukan langsung (PL) di dinas yang dipimpinnya.
 
"Itu tidak benar, proyek sistem penunjukan langsung (PL)tidak ada kaitannya dengan pak walikota," Ujar Syamsudin membantah saat ditemui Senin (18/7).
 
Syamsudin juga membantah jika ada campur tangan Zul As dalam menentukan siapa oknum kontraktor yang mengerjakan sejumlah paket pekerjaan. Apalagi untuk mencari keuntungan bagi tim pemenang atau tim sukses  Zul As.
 
"Saya bantah bahwasanya proyek penunjukan langsung ini bukan mengambil keuntungan buat tim Zul As. Hanya saja saya menunggu arahan beliau selaku Walikota Dumai karna saya hanya sebagai Plt di Dinas PU ini,"terangnya.

Terpisah, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Dumai, Bambang saat dimintai tanggapan mengenai persoalan tersebut menyebutkan, komentar kadis PU tersebut perlu didalami pasalnya, jika terbukti ada pembagian proyek oleh walikota dan ada pembagian fee di dalamnya maka bisa masuk kategori gratifikasi.

Sebelumnya dikabarkan, Campur tangan Zul As dalam menentukan siapa oknum kontraktor yang mengerjakan sejumlah paket pekerjaan tersebut dibenarkan oleh Samsudin,Plt Kepala Dinas PU kota Dumai.

“Saya hanya pelaksana tugas(Plt), semua pembagian adalah  wewenang Wali Kota dan saya tak punya kuasa,”ujarnya saat dimintai keterangan oleh awak media belum lama ini.

Masih menurut Samsudin mengatakan sejumlah nama pengusaha yang direstui oleh Zul AS merupakan anggota tim pemenangan saat pilkada Dumai Desember 2015 lalu.

“Nama pengusaha yang direkomendasi beliau adalah orang dekat yang turut andil memenangkan nya pada pilkada lalu,” terangnya.

Menyikapi isu ini, Pengamat Pemerintahan kota Dumai, Dani Syahputra mengatakan apa yang dilakukan Zul as merupakan bentuk politik balas budi kepada para timsesnya karena sudah berjuang baik tenaga .pikiran bahkan dana untuk menjadikannya sebagai orang nomor satu di lingkungan Pemerintahan kota Dumai.

“Tapi yang perlu diingat proyek tersebut di anggar kan melalui APBD kota Dumai, artinya itu milik seluruh masyarakat Dumai, jadi bukan dinikmati oleh segelintir oknum orang dekat penguasa,”jelasnya Minggu(17/07/2016) di Dumai.

Menurut Dani, apa yang dilakukan Walikota Dumai, Zul As merupakan suatu perbuatan yang menjajah masyarakat di bidang persaingan usaha secara fair, karena tidak semua pengusaha kontraktor yang mau terjun atau ikut ikutan berpolitik dalam memenangkan kepala daerah.

“ini penjajahan di bidang persaingan usaha, timses dengan kekuatan kekuasaan kepala daerah melakukan monopoli dibidang usaha, perbuatan ini tidak mencerminkan usaha yang profesional berbasis kinerja,”ujarnya sambil geleng kepala.

Jika praktek ini terus  dipertahankan sangat diragukan akan terciptanya kualitas pekerjaan sesuai dengan bestek yang sudah ditetapkan.

“Apa yang dilakukan Zul As mencederai arti demokrasi yang sesungguhnya,APBD hanya dinikmati orang dekatnya dan diragukan kualitas proyek tidak  sesuai dengan panduan pekerjaan yang telah ditetapkan,”pungkasnya.(red/tim)

Share
Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Sembilan Kali Berturut-turut! Dumai Kembali Raih WTP, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Transparan

    Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Pengelolaan Pemeriksaan AKN V BPK RI, Dr. Juska Meidy Enyke Sjam, kepada Walikota Dumai H. Paisal, SKM., MARS bersa
  • 5 hari lalu

    Wali Kota Dumai Dorong Penguatan Ekonomi, Teken Kerja Sama Pemanfaatan Aset Negara untuk Koperasi Merah Putih

    Kerja sama ini menjadi langkah konkret sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset negara guna memperkuat perekonomian masyarakat. Kehadiran Ko
  • 3 minggu lalu

    Wali Kota Dumai Silahturahmi dengan Plt. Kajari, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

    Kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi dan perkenalan Plt. Kajari Dumai yang baru bertugas di Kota Dumai. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakrab
  • 2 minggu lalu

    Wako H. Paisal Perjuangkan 4 Infrastruktur Strategis Dumai Kota Idaman

    Pertemuan strategis ini memfokuskan pembahasan pada percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Dumai guna mendukung peningkatan pelayanan publik dan perekonomian daerah.
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.