Minggu, 16 November 2025 18:26:00
Keluhan Pedagang UMKM Warnai Dumai Festival Idaman 2025
DUMAI – Perhelatan Dumai Festival 2025 yang rencananya akan digelar pada 19 hingga 31 Desember mendatang, diwarnai keluhan dari sejumlah pedagang UMKM. Para pedagang yang biasa menjajakan dagangannya di area Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan HR Soebrantas, Kota Dumai, merasa keberatan dengan adanya biaya yang dikenakan untuk dapat berpartisipasi dalam festival tersebut.
Menurut penuturan beberapa pedagang, mereka yang sebelumnya tidak dipungut biaya untuk berjualan di CFN dan CFD, kini diwajibkan membayar sebesar 4 juta rupiah jika ingin tetap berjualan di lokasi yang sama selama Dumai Festival 2025 berlangsung. Lebih lanjut, pedagang juga diwajibkan membayar uang muka sebesar 50 persen sebagai syarat untuk mendapatkan tempat.
"Kami sangat keberatan dengan biaya ini. Biasanya kami berjualan di CFN dan CFD tanpa dipungut biaya. Sekarang, dengan adanya festival, kami harus membayar 4 juta rupiah. Ini sangat memberatkan kami sebagai pedagang kecil," ujar salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya, Minggu (16/11/2025).
Kekecewaan juga datang dari Endra, salah seorang inisiator pelaksanaan dan penempatan pedagang UMKM di CFN. Menurutnya, pedagang CFN selalu menjadi korban dari event tahunan seperti ini. "Kami sangat menyayangkan kondisi ini. Pedagang CFN seharusnya menjadi prioritas, bukan malah terbebani dengan biaya yang tidak masuk akal," ujarnya.
Para pedagang UMKM tersebut berharap agar Walikota Dumai H Paisal dapat memberikan solusi terbaik, khususnya bagi mereka yang selama ini mengandalkan CFN dan CFD sebagai wadah untuk berjualan dan mencari nafkah. Mereka berharap adanya kebijakan yang lebih berpihak kepada UMKM lokal, sehingga mereka tetap dapat berpartisipasi dalam Dumai Festival 2025 tanpa terbebani biaya yang besar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Dumai terkait keluhan para pedagang UMKM tersebut.**
Share
Komentar






