• Home
  • Dumai
  • Manfaatkan Lahan dan CSR Pertamina, Nasib Cs Mampu Hasilkan Puluhan Juta
Selasa, 25 Agustus 2020 17:43:00

Manfaatkan Lahan dan CSR Pertamina, Nasib Cs Mampu Hasilkan Puluhan Juta

Produksi jagung Poktan Bukit Mekar disaksikan Walikota Zulkifli As dan Managemen PT Pertamina RU II Dumai.

SEJAK tahun 2000 an Nasib dan kawan-kawan yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Bukit Mekar mulai memanfaatkan lahan tidur milik pertamina untuk bercocok tanam guna menunjang ekonomi keluarga. Meski belum mendapatkan hasil maksimal, pria dengan tiga anak itu cukup merasa terbantu dari hasil produksi tani yang mereka upayakan.

Hingga akhirnya tahun 2014, PT Pertamina RU II Dumai resmi menyalurkan corporate social responsibility (CSR) hingga produksi tani Nasib Cs bisa semakin meningkat.

“Alhamdulillah, sebelumnya hanya modal sendiri dan bantuan bibit dari pemerintah. Namun sekarang dengan dibantu pertamina kita bisa meningkatkan hasil produksi sekitar 25 sampai 30 persen,” ujar ketua kelompok tani Bukit Mekar tersebut.

Nasib beserta 10 temannya yang kini aktif sebagai petani di lahan pertamina itu bisa menyekolahkan anak bahkan membangun rumah pribadi.
 

“Anak saya tiga, Alhamdulillah satu sudah selesai kuliah, sisa dua lagi yang masih sekolah sampai sekarang.  Hal ini bisa dikatakan 70 persen terbantu dari hasil tani ini untuk kebutuhan rumah tangga dan keluarga dirumah,” kisahnya.

Kini, Nasib dan teman-temannya tengah menanam berbagai jenis tanaman yang siap panen sekejap lagi. Nasib meyakini hasil tani nantinya akan maksimal berkat bantuan dari Pertamina berupa listrik, sistem irigasi, dan tanahaman hidroponik lain.

Dia sendiri kini yang sedang mempersiapkan tanaman jagung miliknya sebentar lagi akan panen sekitar 4 ton dengan harga pasar Rp4000 perkilogram.

“Disini kita bercocok tanam pada lahan yang dipersiapkan oleh masing-masing. Namun secara umum, kita cukup terbantu dengan peralatan tani dan irigasi dari Pertamina, sehingga memudahkan dalam merawat tanaman untuk hasil produksi yang maksimal. Insya Allah, akan panen jagung 4 ton dengan harga pasar Rp4000 an.” jelas Nasib.

Nasib meyakini jika hasil tani jagungnya maksimal sesuai harapan akan memproleh hingga Rp16 juta, dengan rentan waktu tanam 3 sampai 4 bulan.

Tidak hanya jagung, dari hasil tani seperti Cabe, Kacang panjang, Timur, Pare, Sawi dan Labu, yang kini sedang proses pembuahan. Jika mendapatkan hasil produksi maksimal maka Nasib Cs bakal memperoleh hingga puluhan juta rupiah.
 

Kini taraf ekonomi Nasib beserta petani lainnya di lahan Pertamina semakin membaik setelah mendapat sentuhan dari PT Pertamina RU II yang secara berkesinambungan menyalurkan CSR.

Dijelaskan Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Dumai Brasto Galih Nugroho bahwa sejak 2017 hingga 2019 PT Pertamina RU II Dumai sudah menyalurkan berbagai bantuan berupa CSR kepada kelompok tani Bukit Mekar.

Adapun yang sudah terealisasi berupa, bantuan bibit dan pupuk, sarana prasarana pendukung agrowisata (listrik, gapura, tanaman hias), bantuan rumah produksi pertanian dan perikanan, bantuan paket hidroponik mini, bantuan saung pertanian, bantuan pengembangan sistem irigasi modern sprinkle, bantuan embung sebagai irigasi pertanian, bantuan budidaya ikan hias, bantuan dapur wisata, penataan areal kolam pancing dan tempat duduk kolam pancing, bantuan green house hidroponik, hingga bantuan pertanian hidroponik menggunakan botol plastik.

“Pada tahun 2017 hingga 2019 bantuan yang diperoleh oleh kelompok tani total senilai Rp486.327.596,-, target utama program CSR Pertamina tersebut adalah meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar wilayah kerja PT Pertamina dengan melakukan pembinaan dan pemberian bantuan untuk pengembangan kepada kelompok-kelompok masyarakat.” terangnya.

Program CSR Pertamina kepada kelompok tani Bukit Mekar guna mencapai sistem berbasis teknologi modern untuk menuju kawasan agrowisata.

“Kita juga membantu melakukan pelatihan-pelatihan terkait pertanian serta memberikan bantuan berupa sarana pendukung pertanian dan sarana menuju kawasan agrowisata.” ulasnya.

Dilanjutkan Brasto, dari bimbingan Pertamina RU II Dumai, dari peningkatan hasil panen poktan Bukit Mekar juga meningkatkan pendapatan poktan sehingga kondisi ekonomi pelaku poktan juga membaik. Dengan rata-rata pendapatan Rp 4.000.000,- per bulan, jika dibadingkan dengan sebelumnya yaitu Rp 2.000.000,-.

“Saat ini poktan Bukit Mekar menuju agrowisata, sehingga dikondisi normal banyak kunjungan anak sekolah. Dari sana para pelaku tani juga dapat tambahan pemasukan per orang Rp.6000 untuk mengunjungi kawasan agrowisata tersebut. Sehingga cukup membantu perekonomian bagi pengurus poktan disamping pendapatan dari hasil tani,” terangnya.

Sedikinya 10 keluarga yang aktif di kelompok tani Bukit Mekar kini sangat berterima kasih kepada PT Pertamina RU II Dumai yang sudah mengizinkan lahan mereka dikelola oleh kelompok tani bertahun-tahun bahkan dibantu dari CSR untuk pengembangan produksi serta peningkatan hasil tani.

70 persen, penunjang ekonomi keluarga kelompok tani terbantu dari hasil tani. Hingga mereka sanggup menyekolahkan anak hingga kuliah bahkan saat ini ada yang sudah mulai membangun rumah pribadi.

Sentuhan CSR PT Pertamina RU II Dumai sangat membantu bagi poktan sejak 5 tahun belakangan secara terus menerus. Namun kondisi pandemi memaksa aktivitas hingga produksi tani harus menurun sekitar 25 persen.

“Kita harap pandemi segera berlalu, sehingga kehidupan sosial masyarakat kembali normal,” tutup Brasto.***

Penulis: Megi Alfajrin

Share
Berita Terkait
  • 2 jam lalu

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang

    Area Manager Communication, Relations & CSR RU II Dumaii, Muhammad Rum, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus mendorong kesetaraan dan inklusivitas di lingkungan ke
  • 2 jam lalu

    BP3MI Riau Apresiasi Ketegasan Imigrasi Dumai, Perkuat Kolaborasi Cegah TPPO

    Melalui kolaborasi yang semakin kuat antara BP3MI Riau dan Imigrasi Dumai, pemerintah berharap upaya pencegahan TPPO dapat terus ditingkatkan, sekaligus memastikan setiap pekerja m
  • 15 jam lalu

    Cegah TPPO, Imigrasi Dumai Tunda Keberangkatan Seorang WNI ke Malaysia

    Penundaan keberangkatan dinilai penting guna menghindari risiko eksploitasi, termasuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
  • 2 hari lalu

    Komisaris Utama PT PPN Tinjau Operasional Kilang Pertamina Dumai

    Kilang RU II Dumai memproduksi berbagai produk energi seperti diesel, avtur, dan gasoline, serta terus memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan energi melalui pengembangan porto
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.
      zetaglobal.net, 891, RESELLER amxrtb.com, 105199731, RESELLER video.unrulymedia.com, 703273072, RESELLER appnexus.com,15941,RESELLER lijit.com, 349013, DIRECT, fafdf38b16bf6b2b onetag.com, 7cd9d7c7c13ff36, DIRECT improvedigital.com, 1944, RESELLER amxrtb.com, 105199704, DIRECT pubmatic.com, 161673, RESELLER, 5d62403b186f2ace pubmatic.com, 161674, RESELLER, 5d62403b186f2ace sonobi.com, 4dd284a06a, RESELLER, d1a215d9eb5aee9e video.unrulymedia.com, 926913262, RESELLER smartadserver.com, 4577, RESELLER, 060d053dcf45cbf3 33across.com, 0013300001hSPhhAAG, DIRECT, bbea06d9c4d2853c mobupps.com, c74d97b01eae257e44aa9d5bade97baf33148, RESELLER adasta.it, 176, RESELLER screencore.io, 292, DIRECT