Jumat, 23 Oktober 2015 12:57:00
Pengembangan Tangkapan Sabu 270 Kg oleh BNN, Polres Dumai Periksa Kasim Pemilik Gudang
DUMAI- Guna melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kepemilikan barang haram sabu-sabu seberat 270 kilogram yang diamankan oleh BNN di Medan. Kepolisian resort (Polres) Dumai melakukan pemeriksaan terhadap Kasim yang merupakan pemilik gudang, hal tersebut sebegaimana diketahui asal barang haram tersebut menurut pengakuan supir truk berasal dari Gedung Citra Guna Dumai.
Namun pemeriksaan terhadap nama Kasim disebut-sebut menjurus kepada salah seorang calon walikota Dumai dengan nomor urut 4 pada pilkada Dumai Desember mendatang. Hal itu dibantah keras oleh pihak kepolisian yang menegaskan kabar bahwa Kasim yang dimaksud calon walikota Dumai adalah tidak benar.
Kapolres Dumai AKBP Suwoyo kepada wartawan Jumat (23/10/2015) menegaskan benar ada pemeriksaan terhadap Kasim yang diduga sebagai pemilik saham terhadap gudang barang impor di Dumai.
Namun pemeriksaan kepada saudara Kasim yang dimaksud bukanlah Kasim yang saat ini mencalonkan diri sebagai walikota Dumai dengan nomor urut 4, melainkan Kasim seorang pemilik gudang.
"Agar tidak terjadi kekeliruan dimasyarakat, saya tegaskan bahwa Kasim yang kita periksa bukan calon walikota Dumai, melainkan Kasim pemilik saham gudang barang impor di Dumai, mereka dua orang yang berbeda," sebut Kapolres Dumai.
Informasi tersebut diperkuat oleh juru bicara Abdul Kasim calon walikota pasangan nomor 4, Syamsul Rizal melalui selulernya menyebutkan bahwa sejak kepulangan dari menjalankan ibadah haji Abdul Kasim memiliki kegiatan padat dan sudah terprogram untuk melakukan kunjungan dan sosialisasi dan tidak pernah dipanggil pihak kepolisian apalagi terkait kepemilikan barang dan gudang tidak benar sama sekali.
"Abdul Kasim pasangan calonw alikota sejak pulang haji melakukan kunjungan dan sosialisasi dibeberapa tempat hingga sekarang. tidak benar ada pemeriksaan yang dilakukan terhadap calon walikota dengan nomor urut 4 tersebut," tegas Rizal.
Menurutnya informasi tersebut hanyalah kampanye negatif (Black Campaign) dari oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Kami hanya difitnah dan dikait-kaitkan dengan kasus penangkapan oleh BNN tersebut." jelasnya.(jok)
Share
Berita Terkait
Pemko Dumai Gesa Perbaikan Jalan Nasional Soekarno-Hatta, Target Rampung Desember 2026
Meski berstatus sebagai jalan nasional, Pemko Dumai telah mengantongi persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau sebelum memulai
Wali Kota Dumai Hadiri Wisuda Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Angkatan VII Tahun 2026
Direktur Politeknik KP Dumai, Juniawan Preston Siahaan, dalam laporannya menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalu
Pisah Sambut Kapolres Dumai, Wali Kota Paisal Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Keamanan Daerah
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolres Dumai yang baru, AKBP Fatikh Dedy Setyawan. Ia berharap kehadiran Kapolres baru dapat s
Pemprov Riau Serahkan Data Tunggakan PKB Rp28 Miliar, Pemko Dumai Siap Kejar Optimalisasi Pendapatan Daerah
Plt. Gubernur Riau menegaskan pentingnya langkah konkret dari Pemerintah Kota Dumai untuk segera menindaklanjuti data tersebut. Ia menyebutkan bahwa total tunggakan pajak kendaraan
Komentar






