Kamis, 08 Januari 2026 23:42:00
Wako Dumai: APBD 2026 Selesai Dievaluasi, Jadi Daerah Pertama di Riau
PEKANBARU – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau hingga saat ini telah menerima draf Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2026 dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Riau.
Delapan daerah tersebut yakni Kota Dumai, Kabupaten Kepulauan Meranti, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, dan Indragiri Hulu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD Provinsi Riau, Ispan S. Syahputra, mengatakan dari delapan daerah yang telah menyampaikan draf APBD 2026 untuk dilakukan evaluasi, baru Kota Dumai yang proses evaluasinya telah selesai dilakukan.
“Kami sudah menerima draf APBD murni 2026 dari delapan kabupaten/kota di Riau. Namun, dari delapan daerah tersebut, baru Kota Dumai yang telah selesai dilakukan evaluasi,” ujar Ispan.
Sementara itu, tujuh daerah lainnya masih berada dalam proses evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Riau.
“Untuk draf APBD murni 2026 Kabupaten Kepulauan Meranti, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, dan Indragiri Hulu saat ini masih dalam proses evaluasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, sesuai ketentuan yang berlaku, proses evaluasi usulan draf APBD kabupaten/kota dilakukan dalam waktu maksimal 15 hari kerja, terhitung sejak seluruh dokumen persyaratan evaluasi dinyatakan lengkap.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Dumai, H. Paisal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, khususnya tim pengelola keuangan yang telah bekerja maksimal sehingga proses penyusunan hingga evaluasi APBD Kota Dumai dapat berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, selesainya proses evaluasi APBD 2026 Kota Dumai ini menunjukkan komitmen kita bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang tertib, transparan, dan akuntabel,” ujar H. Paisal.
Ia menambahkan bahwa penyelesaian evaluasi APBD lebih cepat diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap dengan selesainya evaluasi ini, program-program pembangunan di Kota Dumai dapat segera berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya.
Pemerintah Provinsi Riau sendiri menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh proses evaluasi APBD 2026 kabupaten/kota sesuai tahapan dan jadwal yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.**
Share
Berita Terkait
Puluhan Remaja Rasakan Jadi Legislator, Gelar Rapat Banmus dan Banggar di DPRD Dumai
Sekretaris DPD Partai NasDem Dumai Jailani mengatakan RBN dirancang agar generasi muda mendapatkan pengalaman nyata mengenai kehidupan demokrasi dan sistem pemerintahan.
RBN Nasdem, Remaja Dumai Belajar Fungsi DPRD dan Mekanisme Rapat
Sekretaris DPD Partai NasDem Dumai, Jailani, mengatakan RBN menjadi bagian dari komitmen NasDem dalam memberikan pendidikan politik kepada generasi muda melalui pengalaman langsung
KONI Dipimpin Anggota Dewan, Target Medali Atau Konsolidasi Kekuasaan
Dumai punya potensi olahraga besar. Atlet, pelatih, dan orang tua atlet sudah lelah jadi objek. Mereka butuh sistem, bukan patron. Dan keputusan ada di tangan Musorkotlub 27 Agustu
Puluhan Remaja Dumai Rasakan Jadi Anggota DPRD Sehari Lewat Program RBN NasDem
Kegiatan RBN di berbagai daerah di Riau sebelumnya juga mendapatkan antusiasme tinggi dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Pada RBN Riau Session 6, misalnya, tercatat ratusan penda
Komentar






