Jumat, 22 April 2022 02:31:00
Wali Kota Umroh, THR Seluruh ASN Dumai Terpaksa Dibayar Habis Lebaran
DUMAI - Kabar tak sedap berhembus di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan pemerintah Kota Dumai. Pasalnya, Tunjangan Hari Raya (THR) yang diharapkan untuk persiapan menyambut Idul Fitri terpaksa ditunda pembayarannya hingga habis lebaran.
Hal itu dikarenakan peraturan Wali Kota terkait THR ASN harus ditandatangani langsung oleh Wali Kota Dumai, H Paisal, SKM, Mars. Namun belum lama ini orang nomor satu di Kota Dumai tersebut berangkat umroh dan dikabarkan akan kembali hingga setelah lebaran.
Dikonfirmasi globalriau.com, salah seorang ASN Dumai membenarkan informasi penundaan THR tersebut. ASN yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa untuk pencairan THR harus menunggu Wali Kota.
"Hajab, THR ditunda sampai habis lebaran," ungkap sumber tersebut.
Hingga berita ini dimuat belum ada tanggapan dari pemerintah Kota Dumai, meski sudah dikonfirmasi ke sejumlah pejabat yang membidangi hal ini.***
Share
Berita Terkait
Kilang Pertamina Sungai Pakning Bantu Pemulihan SMP yang Terdampak Puting Beliung
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum menambahkan bahwa bantuan yang diberikan kepada SMP Negeri 1 Bandar La
Di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Dumai Hadir Menyapa dan Menguatkan Keluarga Almarhum Brigadir Dedi Handoko
Di usia ke-80 tahun pengabdiannya kepada bangsa, Polri melalui Polres Dumai menunjukkan bahwa semangat Bhayangkara bukan hanya tentang menjaga keamanan,
Dolar AS Menguat, Mobilitas Penumpang Internasional di Dumai Tetap Normal
Sepanjang Januari hingga 8 Juni 2026, TPI Dumai melayani ribuan perlintasan setiap bulannya melalui tiga tujuan utama di Malaysia, yakni Melaka, Port Dickson dan Muar.
Imigrasi Dumai Perkuat Pengawasan WNA, Pelaku Usaha Penginapan Dibekali Penggunaan APOA
Ruhiyat menambahkan, transformasi digital yang dilakukan melalui APOA bukan hanya bertujuan mempermudah proses pelaporan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem pen
Komentar






