• Home
  • Media Outreach
  • Presiden NACC Thailand Mengadvokasi Teknologi Inovatif untuk Memerangi Korupsi di Konferensi Asia Tenggara
Kamis, 13 Juni 2024 20:39:00

Presiden NACC Thailand Mengadvokasi Teknologi Inovatif untuk Memerangi Korupsi di Konferensi Asia Tenggara

BANGKOK, THAILAND - Media OutReach Newswire - 12 Juni 2024 – Pada tanggal 7 Juni 2024, Hotel S31 di Bangkok menjadi pusat inovasi dan kolaborasi saat Konferensi Internasional Kedua tentang Inovasi Anti-Korupsi di Asia Tenggara mempertemukan beragam pemangku kepentingan untuk mengatasi masalah korupsi yang tersebar luas. Diselenggarakan oleh Komisi Anti-Korupsi Nasional (NACC) Thailand, acara ini menyoroti teknologi dan strategi mutakhir yang bertujuan untuk mengekang korupsi di seluruh wilayah.

Konferensi ini dibangun berdasarkan keberhasilan edisi perdananya, yang menampilkan pidato utama, diskusi panel, dan sesi networking yang menggali kemajuan terkini dalam upaya antikorupsi.

Jenderal Polisi Watcharapol Prasarnrajkit, Presiden NACC, menyampaikan pidato khusus tentang penerapan teknologi geoinformatika dalam misi NACC. Pidato tersebut memberikan wawasan rinci tentang bagaimana NACC mengintegrasikan teknologi geoinformatika ke dalam strateginya untuk memberantas korupsi, mencegah korupsi, dan memeriksa aset dan liabilitas. Para peserta telah belajar tentang proyek-proyek NACC yang sedang berjalan dan rencana masa depan untuk mengembangkan inovasi baru guna memerangi korupsi secara efektif.

Tokoh-tokoh terkemuka di bidang antikorupsi berbagi keahlian mereka, termasuk Profesor Matthew C. Stephenson dari Harvard Law School dan Ibu Annika Wythes, Ketua Tim Pusat Anti-Korupsi untuk Asia Tenggara dan Pasifik di UNODC. Wawasan mereka menggarisbawahi relevansi global dari strategi yang dibahas dalam konferensi tersebut.

Panel-panel tersebut membahas berbagai topik, seperti peran Open Data dalam mendorong transparansi, Perspektif Investor Asing mengenai Anti-Korupsi di Asia Tenggara, dan Kaitan antara Korupsi dan Kejahatan Terorganisir Transnasional (TOC).

Para peserta mempunyai banyak kesempatan untuk terhubung dan menjalin kemitraan melalui berbagai acara networking, termasuk penyambutan dan rehat kopi. Area pameran memamerkan teknologi dan solusi tercanggih dari organisasi antikorupsi di seluruh dunia, yang mendorong lingkungan pembelajaran dan kolaborasi.

Konferensi ini diselenggarakan oleh NACC bekerja sama dengan Knowledge Hub for Regional Anti-Corruption and Good Governance Collaboration (KRAC), United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), Anti-Corruption Organization of Thailand (ACT), dan Aksi Kolektif Sektor Swasta Melawan Korupsi (CAC).

Bagi mereka yang tidak dapat hadir secara langsung, konferensi ini disiarkan langsung di saluran resmi Facebook dan YouTube NACC, memastikan bahwa wawasan dan diskusi menjangkau khalayak global.

Tetap terhubung dengan Fanpage Facebook Resmi NACC Thailand dan resmi NACC Thailand untuk pembaruan dan menonton highlight acara.

https://www.facebook.com/share/v/naTWqbR8wCJRX5Lx/?mibextid=WC7FNe

https://www.facebook.com/share/v/HX2Hiqf3NdMjAyFw/ ? )

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi: Biro Penelitian Anti-Korupsi dan Layanan Akademik, NACC Thailand

Email: inter.conference2@gmail.com


*Terjemahan siaran pers ini didanai oleh Dana Anti-Korupsi Nasional (NACF).

Komisi Nasional Anti Korupsi (NACC), Thailand
Komisi Nasional Pemberantasan Korupsi (NACC) merupakan organisasi independen yang konstitusional dan diawasi oleh sembilan komisioner yang dipilih dari berbagai profesi. Badan ini berwenang untuk melakukan pekerjaan dalam pencegahan dan pemberantasan penyimpangan, khususnya di lembaga-lembaga pemerintah, dalam penyelidikan aset, serta dalam pemantauan etika dan kebajikan para pemegang jabatan politik.

Pemerintah mempunyai kewenangan untuk mengajukan tuntutan ke pengadilan serta mendukung dan membangun kesadaran akan hukuman bagi pelaku korupsi. NACC diawasi oleh Dewan NACC dan memiliki Kantor NACC sebagai badan administratifnya.

Sejak tahun 1997, Pengadilan Thailand telah memutuskan dan menghukum politisi, mantan menteri, pejabat tinggi pemerintah serta eksekutif sektor swasta dalam ribuan kasus yang diajukan oleh NACC.

Penerbit bertanggung jawab penuh atas isi pengumuman ini.

Hashtag: #IntegrityWay #AntiCorruption #ZeroCorruption #NACC #NACF


 https://nacc.go.th/english

Share
Berita Terkait
  • 3 jam lalu

    Penantian Panjang Warga Batu Teritip, Pemko Dumai Bangun Jalan Basuro Sepanjang 1,4 Kilometer

    Atas pembangunan jalan utama di kelurahan Batu Teritip ini masyarakat sangat berterima kasih kepada pemerintah Dumai dan Walikota H Paisal.
  • 2 bulan lalu

    Alibaba Cloud Announces New Availability Zones and Global Investment to Fuel AI Innovation

    Alibaba has been named the leading IaaS provider in Asia Pacific by revenue in U.S. dollars since 2018, according to Gartner. It has also maintained its position as one of the worl
  • 2 bulan lalu

    OPPO Find X7 Ultra First to Achieve DXOMARK Eye Comfort Display Label

    OPPO masterfully balances world-class eye comfort with incredible visuals that bring your content to life. With DXOMARK's Eye Comfort Display Label, users can use Find X7 Ultr
  • 2 bulan lalu

    Asia-Pacific Textile and Apparel Supply Chain Expo & Summit 2024 (APTEXPO 2024)

    FOURSOURCE, is one of the world's largest tech-enabled B2B apparel and textile networks, connecting over 50,000 companies across 120 countries, facilitating the buying and sel
  • Komentar
    Copyright © 2024 . All Rights Reserved.