Minggu, 18 Oktober 2026 07:59:00
Putra Kelahiran Riau Pimpin Kongres I AFEBSI 2026 di Balai Kota Jakarta
JAKARTA – Putra kelahiran Riau, Assoc. Prof. H. Arif Murti Rozamuri, B.B.A., M.Sc., Ph.D., dipercaya memimpin pelaksanaan Kongres I Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI) 2026 sebagai ketua panitia. Kongres yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 itu dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta.
Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi nasional bagi fakultas ekonomi dan bisnis perguruan tinggi swasta untuk memperkuat kolaborasi akademik, meningkatkan mutu pendidikan, serta merumuskan strategi menghadapi tantangan dunia usaha dan perkembangan ekonomi global.
Kongres tersebut diikuti pimpinan perguruan tinggi, rektor, dekan, ketua program studi, dosen, akademisi, praktisi industri, serta pemangku kepentingan dari 73 perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia. Peserta berasal dari sejumlah provinsi, antara lain Riau, Jambi, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Papua Barat Daya.
AFEBSI merupakan wadah kolaborasi fakultas ekonomi dan bisnis perguruan tinggi swasta di Indonesia. Organisasi ini berupaya memperkuat pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kemitraan strategis dengan pemerintah dan dunia industri.
Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menekankan pentingnya pendidikan sebagai instrumen untuk memutus rantai kemiskinan dan memperluas kesempatan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.
Ia juga menyampaikan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan program beasiswa pendidikan ke luar negeri bagi 75 mahasiswa asal Jakarta pada 2027. Program tersebut direncanakan mengadopsi konsep Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik serta Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang memberikan bantuan pendidikan kepada sekitar 15.800 mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Sementara itu, Arif Murti Rozamuri yang juga menjabat Ketua DPD AFEBSI DKI Jakarta mengatakan, kongres perdana ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga forum untuk merumuskan program kerja nasional dan memperkuat jejaring akademik ant perguruan tinggi.
Menurutnya, kolaborasi antarfakultas ekonomi dan bisnis perlu diperluas, terutama dalam pengembangan riset bersama, peningkatan kualitas lulusan, serta penyusunan rekomendasi strategis yang relevan dengan kebutuhan pembangunan Indonesia.
“Forum ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat kontribusi fakultas ekonomi dan bisnis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam keterangannya.
Arif juga menegaskan pentingnya kolaborasi pentahelix yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah, industri, masyarakat, dan media. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Pertamina (Persero), PertaLife Insurance, TransJakarta, PT BGR Logistik Indonesia, serta seluruh panitia dan pihak yang mendukung penyelenggaraan kongres.
Pembukaan kongres turut dihadiri sejumlah tokoh dari kalangan pemerintah, pendidikan tinggi, dan industri. Di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah III Henri Togar Hasiholan Tambunan, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono, serta Ketua Dewan Pakar AFEBSI Edy Suandi Hamid.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Brian Yuliarto.
Rangkaian kegiatan Kongres I AFEBSI 2026 berlangsung selama tiga hari dengan agenda yang mencakup pembukaan, seminar nasional, sidang kongres, pengabdian kepada masyarakat di Cibubur, serta kunjungan edukasi ke Bursa Efek Indonesia.
Pada hari kedua, peserta juga mengikuti seminar internasional dengan menghadirkan Prof. Daniel D. Dasig Jr., PCpE, Ph.D., DBA, dari Philippines Women's University, Manila.
Sementara itu, hari ketiga diisi dengan seminar mengenai kepangkatan dosen bersama Direktorat Sumber Daya Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, pembahasan akreditasi bersama jajaran Dewan Eksekutif LAMEMBA, serta pemaparan dari Kementerian Perindustrian.
Melalui kongres perdana ini, AFEBSI berharap dapat memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, serta berdaya saing internasional.
Kongres ini sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat kontribusi fakultas ekonomi dan bisnis perguruan tinggi swasta dalam mendorong pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.**
Share
Komentar






