Senin, 02 Maret 2020 18:24:00
Begini Kronologi WNI Terinfeksi Virus Corona di Indonesia
Jokowi menceritakan kronologi masuknya virus corona ke tanah air. Kasus ini terungkap setelah ada laporan warga negara Jepang dinyatakan positif usai berkunjung ke Indonesia.
Senin, 27 Januari 2020 19:53:00
Menakar Usaha Anies Menangani Banjir di DKI
Data-data juga sudah mereka buka ke publik, mulai dari debit air, personel yang bekerja, peralatan-peralatan, hingga penanganan pascabanjir. Misan tak sependapat dengan massa pedemo yang menyalahkan Anies dalam peristiwa banjir kemarin.
Senin, 27 Januari 2020 19:44:00
Perlunya Penanganan Serius Dalam Permasalahan Aktivitas Pertambangan Ilegal yang Menyisakan Lubang Di Wilayah Ibukota Baru
Adanya pertambangan ilegal juga meresahkan warga di sekitar area pertambangan, ini menjadi suatu hal yang serius karena pertambangan ilegal tidak hanya menyalahi aturan dan juga berakibat pada rusaknya hutan-hutan baik itu hutan konvensi maupun hutan lind
Selasa, 14 Januari 2020 18:01:00
SENGKETA NATUNA KONFLIK BARU CHINA DI PERAIRAN INDONESIA
Yang diragukan justruh masyarakat republik yang tidak pernah mengerti apa saja yang menjadi persoalan dalam negeri sekarang ini. jurnalisme sekarang pun banyak dibungkam dengan cara tidak memberitakan isu isu china yang dipropagandakan dengan isu banjir i
Sabtu, 19 Oktober 2019 14:12:00
Ada 100 Ribu Formasi, Pendaftaran CPNS Resmi Dibuka 25 Oktober 2019
Syafruddin tak mau memerinci lebih lanjut kementerian yang akan membuka pendaftaran CPNS. Menurutnya, nomenklatur kementerian tersebut merupakan kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sabtu, 05 Oktober 2019 12:55:00
Gubri dan Bupati Meranti Bertemu Luhut Bahas Abrasi
Adapun tujuan dari pertemuan tersebut adalah dalam rangka menjemput dana pusat melalui program penanggulangan abrasi di wilayah perbatasan melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman RI.
Jumat, 04 Oktober 2019 19:42:00
KPK Kembali Periksa Tersangka Walikota Dumai Zulkifli
Selain itu, KPK juga memanggil empat saksi lainnya untuk tersangka Zulkifli, yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Sya'ari, Kasubag Perencanaan Dinas PUPR Kota Dumai Vera Chinthiana, anggota Pokja Kota Dumai Richie Kurniawan, dan Tu
Jumat, 20 September 2019 15:49:00
Begini Kondisi Ular "Anaconda" Kalimantan Akibat Kebakaran Hutan
Bahkan, raja ular di rimba belantara Borneo yang merupakan satwa langka dan menjadi legenda suku Dayak juga ditemukan dalam keadaan hangus terpanggang.
Senin, 26 Agustus 2019 14:30:00
Ibu Kota Resmi Bakal Pindah ke Kalimantan Timur
Jokowi menjelaskan, pemilihan Kalimantan Timur menjadi lokasi baru ibu kota ada beberapa pertimbangan. Selain lokasi strategis ada di tengah Indonesia, Jokowi menyebut, Kaltim merupakan wilayah yang minim bencana alam.
Jumat, 02 Agustus 2019 19:55:00
Pasca Gempa Banten, Ini Wilayah Waspada Tsunami
BMKG melalui indonesia early warning system merilis daftar wilayah pesisir yang berpotensi tsunami, ada wilayah siaga dan waspada:
Jumat, 02 Agustus 2019 19:51:00
Gempa Banten Guncang Jakarta dan Sekitarnya
Gedung Transmedia pun bergoyang. Sejumlah orang berlari keluar gedung. Selain itu, gempa juga terasa ke Depok, dan Bekasi, Jawa Barat.
Rabu, 17 Juli 2019 16:29:00
Sebelum Pelantikan, Jokowi dan Prabowo Akan Bertemu Kembali
Andre menuturkan, nantinya dalam pertemuan itu Prabowo akan memberikan sejumlah masukan untuk pemerintah.
Minggu, 23 Juni 2019 13:53:00
KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Wali Kota Dumai Sebagai Tersangka
KPK pada 3 Mei 2019 telah menetapkan Zulkifli dalam dua perkara, yaitu tindak pidana korupsi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) dan penerimaan gratifikasi.
Jumat, 03 Mei 2019 18:00:00
Wali Kota Dumai Zulkifli AS Ditetapkan KPK Tersangka Atas Dua Perkara
Dia menjelaskan, Zulkifli ditetapkan sebagai tersangka atas dua perkara. Pertama, tersangka diduga memberikan uang total Rp550 juta kepada Yaya Purnomo dan kawan-kawan terkait dengan pengurusan DAK tersebut.
Jumat, 03 Mei 2019 17:56:00
KPK Resmi Tetapkan Wali Kota Dumai Zulkifli AS Tersangka
Dia menjelaskan, Zulkifli ditetapkan sebagai tersangka atas dua perkara. Pertama, tersangka diduga memberikan uang total Rp550 juta kepada Yaya Purnomo dan kawan-kawan terkait dengan pengurusan DAK tersebut.






