- Home
- Pekanbaru
- Riuh Soal PPDB di Pekanbaru, Aktivis Pendidikan Minta Juknis Penerimaan Siswa Dievaluasi pada TP 2023
Minggu, 24 Juli 2022 14:46:00
Riuh Soal PPDB di Pekanbaru, Aktivis Pendidikan Minta Juknis Penerimaan Siswa Dievaluasi pada TP 2023
PEKANBARU - Proses penerimaan siswa didik baru (PPDB) SMA/SMK di seluruh Provinsi Riau sudah berjalan sukses dan lancar. Namun belakangan kembali riuh diakibatkan adanya dugaan atau tudingan terkait penerimaan diluar proses PPDB, hal itu cukup menyita tanggapan sejumlah aktivis pendidikan.
Erwin Sitompul, kepada media Minggu (24/07/2022) menjelaskan bahwa proses PPDB sudah berjalan dan selesai, dia menilai tidak ada yang harus diperdebatkan saat ini. Namun dia tidak menampik adanya juknis Dinas Pendidikan yang harus dirubah dan di evaluasi pada tahun mendatang.
"Jika ada kekeliruan sebaiknya dirubah juknis penerimaan siswa pada tahun ajaran mendatang. Sementara saat ini PPDB sudah usai dan siswa sudah melakukan kegiatan belajar mengajar secara keseluruhan," ujarnya.
Hal itu jelas Erwin, buntut dari tudingan kepada SMA N 5 Kota Pekanbaru perihal penerimaan siswa diluar PPDB. Erwin mengaku sudah mendapatkan informasi bahwa sesungguhnya penambahan kuata siswa yang belum terakomodir ternyata telah melalui proses dan kebijakan bersama antara Dinas Pendidikan dan adanya persetujuan komisi 5 DPRD Riau.
"Saya yakin tidak mungkin pihak sekolah berani mengambil kebijakan tanpa koordinasi dengan Dinas Pendidikan, apalagi terkait penerimaan siswa dan penambahan kuota. Ternyata benar, informasi yang di dapat dari pihak terkait menjelaskan bahwa penambahan kuota sudah melalui proses kebijakan dan koordinasi serta persetujuan dengan lembaga DPRD Riau," terangnya.
Dia meminta PPDB yang sudah usai jangan lagi diksiruhkan, jika ada hal harus di evaluasi terkait juknis atau kebijakan sistem PPDB sebaiknya diralat pada tahun ajaran mendatang.
"PPDB sudah usai, sekarang tinggal bagaimana mengawal dan mendorong pendidikan yang bermutu dengan fasilitas yang memadai pada masing-masing sekolah. Hal itu tentunya butuh dorongan semua pihak, baik Dinas Pendidikan dan legislatif," ajaknya.***
Share
Berita Terkait
Cegah TPPO, Imigrasi Dumai Tunda Keberangkatan Seorang WNI ke Malaysia
Penundaan keberangkatan dinilai penting guna menghindari risiko eksploitasi, termasuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
Komisaris Utama PT PPN Tinjau Operasional Kilang Pertamina Dumai
Kilang RU II Dumai memproduksi berbagai produk energi seperti diesel, avtur, dan gasoline, serta terus memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan energi melalui pengembangan porto
Tegas Perangi Narkoba, Rutan Dumai Ikrar Zero Halinar dan Perkuat Integritas Petugas
Apel ikrar ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pegawai untuk terus menjaga profesionalisme dan komitmen dalam mendukung program pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan
Gerakkan Masyarakat Hidup Sehat, Dinkes Dumai Gencarkan Edukasi di Puskesmas Purnama
Melalui pendekatan yang komunikatif, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga dorongan untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, seperti menjaga pola maka
Komentar






