• Home
  • Rohul
  • Warga Rohul Berebut BBM, Terpaksa Antri Berjam-jam
Minggu, 22 Maret 2020 18:51:00

Warga Rohul Berebut BBM, Terpaksa Antri Berjam-jam

SPBU di Rohul tampak terjadi antrian panjang.

ROHUL, globalriau.com - Disebut-sebut akibat kurangnya pasokan BBM jenis premium memicu terjadinya hampir setiap hari terlihat antrian panjang kendaraan roda empat dan roda dua di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Rokan Hulu, Riau.



Kondisi ini jelas membuat sejumlah konsumen resah. Pasalnya ini salah satu susahnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) Premium.

Bahkan, masyarakat juga terpaksa harus mengantri berjam-jam untuk bisa mendapat jatah BBM jenis Premium.

Kelangkaan jenis BBM Premium tersebut diduga akibat panjangnya antrean kendaraan tersebut, bahkan parahnya beberapa kendaraan yang mengantri sengaja memakirkam kendaraanya dari malam hari, guna mendapatkan jenis BBM premium tersebut.

Pantauan awak media ini dilapangan Rabu (18/03), di beberapa SPBU Kabupaten Rokan Hulu,Riau yakni SPBU Ujung Batu No:14.284.605 SPBU Rambah Samo No:14.2856118 dan SPBU Kota Lama,antrean panjang hingga ratusan meter sering terjadi.

Parahnya lagi, bila pasokan tiba BBM yang dibutuhkan habis dalam waktu yang singkat sehingga meskipun sudah antri berjam-jam masih banyak masyarakat yang tidak kebagian.

Salah seorang Mandor SPBU yang tidak mau namanya disebut menjelaskan.
Antrian panjang tersebut dipicu karena adanya pengurangan pasokan dari pertamina akhir-akhir ini.

“Pengaruh pengurangan pasokan ini memang sangat terasa. Jadi wajar kalau antrian sangat ramai dan panjang,” ujarnya."

“Terutama pada hari libur seperti hari minggu kita sering kehabisan  BBM. Akibatnya kita minta penambahan suplai dihari Sabtu sebagai langka antisipasi,” Tambah Mandor."

Sementara itu,Mahmud (40) salah satu pedagang BBM eceran mangatakan, BBM jenis premium yang ia jual tersebut, didapatkan dari hasil penggisian kendaraanya pribadi sendiri, jadi dirinya harus rela mengantri berjam-jam demi mendapatkan BBM jenis premium tersebut, namun kadang dirinya harus gigit jadi karena kehabisan stok premium.

“Ya, kadang dapat kadang idak pak, sebab belum selesai ngantri stok premium sudah habis,”ungkapnya.

Di tempat terpisah,Dirjen Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional (LPKN) Kabupaten Rokan Hulu Musa Ritonga menananggapi keluhan dari konsumen BBM jenis Premium yang mengaku sangat sulit mendapatkan BMM jenis Premium.

Oleh karena itu,LPKN Kabupaten Rokan Hulu (Rohul),Riau meminta kepada PT Pertamina untuk menambah jatah kuota BBM jenis premium ke Kabupaten Rokan hulu,mengingat permintaan masyarakat Rokan Hulu yang semakin tinggi.(drs)

Share
Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Ketua TP PKK Riau dan Ketua IKAPTK Riau Gebrak Masker Door to Door di Rohul

    Masih banyaknya masyarakat yang belum dapat memenuhi kebutuhan tambahan di tengah pandemi covid 19 seperti masker, membuat Ketua TP PKK Provinsi Riau Misnarni Syamsuar turun langsu
  • 2 tahun lalu

    IRT Penjual Gorengan di Riau Diperkosa di Kebun Sawit

    Pria ini memerkosa seorang ibu enam orang anak yang sehari-hari bekerja sebagai penjual goreng telur puyuh, goreng ayam dan gorengan lainnya.
  • 2 tahun lalu

    Mabuk Pulang ke Rumah, Ayah di Rohul Perkosa Anak Kandung

    Pencabulan itu dilakukan oleh pelaku pada Kamis 4 Juni 2020 sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, pelaku pulang ke rumah dalam keadaan mabuk lalu masuk ke kamar IT dan langsung mencab
  • 3 tahun lalu

    Ibu 3 Anak di Riau Diperkarakan PTPN V Akibat Curi Sawit Rp76 Ribu

    Rica tak menyangka, pencurian sawit hanya 3 tandan itu berujung pengadilan. Perbuatan yang dilakukannya karena merasa kalut saat melihat anak-anaknya menangis kelaparan. Sementara
  • Komentar
    Copyright © 2022 . All Rights Reserved.