• Home
  • Siak
  • Pemkab Siak Targetkan Penurunan Angka Stunting 14 Persen
Kamis, 12 Mei 2022 17:56:00

Pemkab Siak Targetkan Penurunan Angka Stunting 14 Persen

SIAK - Wakil Bupati Siak, Husni Merza mengikuti kegiatan Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga (TPK) Nusantara Bergerak melalui virtual, di Ruang Bandar Siak (Lt.II Kantor Bupati Siak), Kamis (12/5/22).
 
Pelaksanaan apel siaga TPK secara serentak tersebut, diselenggarakan di Alun-alun Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat.Dengan mengusung tema “tim pendamping keluarga (TPK) bergerak secara serentak di kabupaten atau Kota se-Indonesia.
 
 
“Banyak arahan – arahan menarik yang kita dapatkan dalam kegiatan ini, dan ini juga merupakan semangat dan komitmen bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk menangani stunting kedepan. Khususnya kita di Kabupaten Siak ini, untuk mencapai penurunan stunting sesuai dengan target yang kita canangkan” kata Husni usai mengikuti kegiatan tersebut.
 
Selain itu Husni juga mengatakan, melalui kegiatan apel siaga Tim Pendamping Keluarga (TPK) ini menjadi semangat baru bagi tim pendamping keluarga khususnya menangani masalah penurunan stunting di Kabupaten Siak.
 
“Angka stunting di Kabupaten Siak saat ini sebesar 19 persen, dan merupakan standar dibawah Provinsi juga Nasional. Artinya kita lebih bagus dari provinsi yang angka stuntingnya mencapai 22 persen dan pusat 24 persen, Pemerintah Kabupaten Siak menargetkan di 2024 angka stunting menjadi 14 persen”ungkap Husni.
 
Dalam kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Saifullah menyebutkan, sesuai dengan kewenangan di DP3AP2KB, untuk program stunting lebih memfokuskan kepada tenaga pendamping keluarga (TPK), sementara untuk penanganan kasus stunting oleh Dinas Kesehatan.
 
“Kita sudah membentuk kelompok-kelompok TPK yang jumlah kadernya sebanyak 774 orang yang berada di 131 Desa/Kelurahan di Kabupaten Siak. Jadi itu upaya kita, kita akan memberikan pendampingan kepada mereka dan kita juga akan mengadakan pelatihan yang langsung di bina BKKBN Provinsi Riau untuk tenaga pendamping ini” ujarnya.***(infotorial)
Share
Berita Terkait
  • 5 jam lalu

    Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI

    Menurutnya, transparansi proses hukum penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum serta memastikan dana yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarak
  • 10 jam lalu

    tridorian meluncurkan Gemini Enterprise Experience Center di Singapura untuk membantu perusahaan mengubah ambisi AI menjadi hasil bisnis

    Bagi perusahaan di Singapura, hal ini penting karena adopsi AI makin dinilai bukan dari kebaruan saja, melainkan dari kemampuannya sekaligus mendukung produktivitas, kualitas penga
  • 14 jam lalu

    GPEI Riau Hadiri Rakernas I di Jakarta, Perkuat Sinergi Dorong Ekspor Nasional

    Sekretaris GPEI Riau Nita Ariani menyebut Rakernas menjadi ruang penting bagi pengurus daerah untuk bertukar informasi dan memperkuat komunikasi dengan jajaran GPEI pusat maupun da
  • 24 jam lalu

    Satlantas Polres Dumai Bagikan 200 Masker, Antisipasi Dampak Asap Karhutla

    Selain pembagian masker, petugas memberikan edukasi agar masyarakat menjaga kondisi tubuh, mengurangi risiko paparan udara kurang baik serta tetap berhati-hati saat beraktivitas da
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.