• Home
  • Nasional
  • GPEI Riau Hadiri Rakernas I di Jakarta, Perkuat Sinergi Dorong Ekspor Nasional
Rabu, 26 Agustus 2026 06:30:00

GPEI Riau Hadiri Rakernas I di Jakarta, Perkuat Sinergi Dorong Ekspor Nasional

Sekretaris GPEI Riau Nita Ariani saat menghadiri Rakernas I GPEI Tahun 2026 di Jakarta, Senin (24/8/2026). Rakernas dibuka Menteri Perdagangan RI Budi Santoso dan membahas penguatan ekspor serta daya saing dunia usaha Indonesia.

JAKARTA – Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Provinsi Riau turut menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I GPEI Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Delegasi GPEI Riau dihadiri oleh Sekretaris GPEI Riau Nita Ariani. Rakernas tersebut secara resmi dibuka oleh Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bersama Ketua Umum GPEI Benny Soetrisno.
 
Dalam forum tersebut, Mendag Budi Santoso mengapresiasi peran GPEI dalam mendorong penguatan ekspor melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha. Ia menegaskan pemerintah terbuka terhadap masukan dari pelaku usaha untuk mengidentifikasi sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang masih menjadi hambatan ekspor.
 
“Pemerintah dan dunia usaha harus terus bersinergi untuk menciptakan ekosistem ekspor yang semakin efisien dan berdaya saing,” ujar Budi Santoso dalam pembukaan Rakernas.
 
Rakernas juga membahas pentingnya diversifikasi pasar, peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi, pemanfaatan market intelligence, penguatan daya saing, serta optimalisasi perjanjian perdagangan internasional. Saat ini Indonesia telah mengimplementasikan 25 perjanjian perdagangan, sementara dua perjanjian masih dalam proses ratifikasi dan 13 lainnya dalam tahap negosiasi.
 
Dari sisi kinerja perdagangan, ekspor nonmigas Indonesia pada semester I 2026 tercatat mencapai USD134,58 miliar, sedangkan impor nonmigas sebesar USD115,23 miliar, sehingga Indonesia mencatat surplus perdagangan nonmigas sebesar USD19,35 miliar.
 
Selain itu, pemerintah terus mendorong lahirnya eksportir baru melalui program UMKM BISA Ekspor. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, program tersebut mencatat pesanan pembelian dan potensi transaksi sekitar USD333,68 juta, dengan sekitar 60–70 persen UMKM yang difasilitasi merupakan pelaku usaha yang sebelumnya belum pernah melakukan ekspor.
 
Ketua GPEI Riau Mahmuzin Taher mengatakan, kehadiran GPEI Riau dalam Rakernas menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengikuti arah kebijakan perdagangan dan ekspor nasional.
 
Sementara itu, Sekretaris GPEI Riau Nita Ariani menyebut Rakernas menjadi ruang penting bagi pengurus daerah untuk bertukar informasi dan memperkuat komunikasi dengan jajaran GPEI pusat maupun daerah lainnya.
 
“Rakernas ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi GPEI secara nasional. Kami berharap berbagai pembahasan dan kebijakan yang dihasilkan nantinya dapat memberikan dampak positif bagi dunia usaha, termasuk pelaku ekspor di daerah seperti Riau,” ujar Nita.
 
Kehadiran GPEI Riau dalam Rakernas I ini diharapkan semakin memperkuat peran daerah dalam mendorong peningkatan ekspor, memperluas akses pasar internasional, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di tengah persaingan perdagangan global.**
Share
Komentar
Copyright © 2026 . All Rights Reserved.