Rabu, 09 September 2026 06:03:00
Polda Riau Kerahkan Drone untuk Deteksi dan Padamkan Karhutla di Siak
SIAK – Polda Riau terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan memanfaatkan teknologi. Selain digunakan untuk memantau dan mendeteksi titik api dari udara, drone juga dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman.
Teknologi tersebut digunakan dalam penanganan Karhutla di Desa Suka Mulia, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Senin (7/9/2026).
Karolog Polda Riau Kombes Imran Amir mengatakan, Biro Logistik Polda Riau mengoperasikan dua jenis drone dengan fungsi berbeda dalam penanganan Karhutla.
Drone Surveillance digunakan untuk mendeteksi titik api sekaligus memetakan kondisi di sekitar lokasi kebakaran. Setelah titik yang membutuhkan penanganan teridentifikasi, proses pemadaman dilakukan menggunakan Drone BVD-M16 Fire Fighter.
“Kami menggunakan Drone Surveillance untuk mendeteksi titik api dan memetakan kondisi di sekitar lokasi kebakaran. Setelah titik yang membutuhkan penanganan teridentifikasi, pemadaman dilakukan menggunakan Drone BVD-M16 Fire Fighter,” ujar Imran, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, penggunaan teknologi drone memberikan gambaran kondisi lapangan dari udara sehingga personel dapat mengetahui lokasi yang membutuhkan penanganan dengan lebih cepat.
Selain kedua perangkat tersebut, tim juga mengoperasikan DJI Mavic 3 untuk mendokumentasikan perkembangan penanganan Karhutla melalui foto dan video udara.
Imran menegaskan, teknologi drone berfungsi sebagai alat pendukung bagi personel di lapangan, terutama dalam proses deteksi dan pemantauan kondisi kebakaran.
“Drone dapat membantu mendeteksi keberadaan api, melihat situasi dari udara, kemudian mendukung pemadaman pada titik yang telah teridentifikasi,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Biro Logistik Polda Riau menerjunkan tujuh personel untuk mengoperasikan perangkat drone sekaligus mendukung proses penanganan Karhutla di lokasi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, pemanfaatan teknologi menjadi bagian dari strategi Polda Riau dalam memperkuat penanganan Karhutla dengan mengombinasikan kemampuan personel dan dukungan peralatan modern.
“Penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Teknologi membantu kita mengetahui kondisi lapangan secara lebih cepat, tetapi tetap terintegrasi dengan kerja personel yang melakukan pemadaman dan pendinginan di darat,” kata Akmadi.
Ia menegaskan, Polda Riau bersama seluruh jajaran terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, termasuk dengan mengoptimalkan peralatan yang tersedia untuk mendukung petugas di lapangan.
“Kami ingin setiap potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani secepat mungkin sebelum meluas. Karena itu, patroli, deteksi dini, kekuatan personel dan pemanfaatan teknologi terus kami maksimalkan,” tegasnya.
Polda Riau juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kebakaran ataupun indikasi munculnya titik api di wilayahnya.
Pemanfaatan teknologi drone ini diharapkan dapat mempercepat deteksi, meningkatkan akurasi pemantauan, serta mendukung upaya pemadaman Karhutla sebelum api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.**
Share
Komentar






