- Home
- Advertorial
- Walikota Optimalkan PAD dari BUMD

Selasa, 01 November 2016 18:54:00
Infotorial Pemko Dumai
Walikota Optimalkan PAD dari BUMD
Resmikan Baching Plan PT PD
Humas/infotorial.
GLOBALRIAU - Pemerintah Kota Dumai Melalui Walikota Dumai Zulkifli As Pada Jumaat Pagi secara resmi,meresmikan Pengoperasional Batching plant BUMD PT.Pembanguan Dumai Jalan Gatot subroto KM 9 Mekar sari Bukit Timah Kota Dumai.
Di dampingi wakil walikota Dumai Eko suharjo serta jajaran direksi dan direktur serta disaksi para tamu undangan Baik Dari Musfida serta forkominda dan tokoh masyarakat selubung Papan Nama Batching plant Pun di Buka.
Walikota Dumai dalam sambutanya menyapaikan Agar peranan BUMD dapat memberikan kontribusi bagi PAD.
“Dikota Dumai Batching plant Sudah Ada 6 denagan telah kita resmikanya Batching plant ini di harapakan dapat memeberikan dampak pembanguan yang baik bagi kota dumai,”Ujar walikota.
Walikota dumai juga mengingatkan kepada pihak BUMD.PT.Pembanguan Dumai Agar lebih fokus terhadap pekerjaan.
“Ya saya mengharapkan kepada pihak BUMD agar Batching plant ini dapat di jalankan dengan fokus sehingga dengan telah di produksinya ready mix terawbut dapat memberikan kualitas yang terbaik,selaintu menjali kerja sama yang komitmen dan bersaing dengan sehat.”Jelas walikoa dumai 30/09.
Produksi 60 Kubik Ready Mix
Walikota Dumai Zulkifli As meresmikan Pengoperasional Batching plant BUMD PT.Pembangunan Dumai Jalan Gatot subroto KM 9.
Sebagai mana yang kita ketahui Pabrik ready mix dan batching plant yang dibangun diatas lahan seluas 1,2 Hektar sudah menggunakan peralatan canggih dan mampu menghasilkan 60 kubik ready mix perjam atau sekitar 600 kubik sehari. Selain itu, pabrik ready mix dan batching plant mampu menyumbangkan Pendapattan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp 8 Milyar pertahun.
Direktur BUMD PT Pembangunan Dumai, Benedy Boiman dalam sambutannya juga mengutarakan Bahwa gagasan Pembanguan Batching plant ini merupakan gagasan (Zulfadli karim/alm) Diretur BUMD terdahulu.
“Pembangunan pabrik ready mix dan batching plant dilakukan setelah disahkannya Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang penyertaan modal. Dimana Pemko Dumai mengalokasikan dana untuk penyertaan modal sebesar 28 Milyar sebagai modal usaha pabrik ready mix dan batching plant BUMD PT Pembangunan Dumai.”ujar benesi boimin.
Batching plant BUMD PT.Pembanguan Dumau yang bangun di kawasan mekarsari keluraham Bukit Timah Kecamatan Dumai Selatan, seyogyanya menelan biaya sebesar Rp 22 Milyar.
Dengan jumlah Dana itu di peruntukan pembebasan lahan 1,2 Hektar Rp 1,8 Milyar sisanya untuk membeli peralatan operasional seperti 7 unit mobil molen, alat mixer, silo, pembangunan kantor, labor dan fasilitas pendukung lainnya.
Sebelum melakukan pengajuan pentertaan modal, tambahnya, kami dari BUMD telah melakukan kajian ilmiah melibatkan pihak pihak yang berkompeten, melalui kajian ilmiah itu kami mengajukan proposal penyertaan modal, Alhamdulillah Pemko Dumai dan DPRD Kota Dumai menyetujuinya. Lalu mengalokaikan dana penyertaan modal sebesar Rp 28 Milyar.
Untuk mendukung kegiatan ini, kami telah menandatangani MoU atau nota kesepahaman dengan beberapa perusahaan dan kontraktor yang ada di Kota Dumai Bahkan BUMD siap bersaing secara sehat,hal ini itu di lakukan untuk menunjukkan bahwa BUMD PT Pembangunan Dumai mampu dan siap bersaing secara sehat.
Selian itu juga Terkait dengan dengan peresmian pengopersian Batching plan berjalan lancar,serta tudak lupa Manajement BUMD PT.Pembanguan mengucapakan apresiasi atas dukungan pemerintah kota dumai dan pihak legislatif (DPRD) Kota Dumai.
Gandeng Berbagai Peluang Usaha
Dirut PT PD, Boinnedi Boiman berbincang bersama pelaku usaha.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Dumai, PT Pembangunan Dumai menggandeng sejumlah usaha yang bergerak diberbagai sektor perekonomian. Tidak sampai disitu PT Pembangunan juga bakal melebarkan sayap keberbagai industri yang bakal berinvestasi di Dumai.
Direktur PT Pembangunan Dumai, Bennedi Boiman, kepada Pesisir Pos mengungkapkan pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan berbagai pengusaha."Dengan kerjasama yang kita lakukan tentunya menjadi in come tersendiri untuk pendapatan daerah, disamping itu juga dapat sedikit banyak membantu menekan angka penggangguran dengan terbukanya lapangan pekerjaan," ujarnya.
Dijelaskan Bennedi, berbagai usaha yang bakal digandang PT Pembangunan diantaranya percetakan, Gas, perbengkelan dan Usaha mikro menengah.
"Kita sudah jalin komunikasi, dan beberapa pengusaha serta pemilik usaha sudah deal dengan kita, sekarang kita tinggal mempersiapkan segala sesuatu untuk dapat menjalin usaha," sebutnya.
Terpisah, Anora Arsan, selaku Manager Pemasaran PT Pembangunan mengakui pihaknya sudah melakukan negosiasi dan komunikasi dengan berbagai investor, diantaranya bahkan sudah ada yang setuju dan bersedia bekerjasama.
"Kita sudah jalin komunikasi keberbagai usaha, alhamdulillah respon positif dan dari mereka sudah ada yang setuju, bahkan meminta segera dimulai kerjasama yang kita tawarkan," ujar Anora.
Dengan menggandeng berbagai usaha, Anora meyakini PT Pembangunan bakal menyerap PAD lebih banyak dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat Dumai.(hms/infotorial)
Strategi Bupati dan Wabup Wujudkan Lingkungan Bersih Berbuah Adipura Setelah 14 Tahun Penantian
Komit Maksimalkan dan Benahi Pelayanan Publik, Pemkab Rohil Panen Apresiasi
Khidmat Kebersihan, Pemko Dumai Fasilitasi Setiap Kecamatan Tenaga Kebersihan dan Akutan Sampah






