• Home
  • Dumai
  • Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
Kamis, 10 September 2026 13:11:00

Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit

Peternak binaan PT Sari Dumai Sejati (PT SDS) memanfaatkan bungkil inti sawit atau PKE sebagai pakan tambahan untuk mendukung produktivitas ternak kambing di Dumai, Riau.

DUMAI, RIAU – Apical melalui PT Sari Dumai Sejati (PT SDS) terus mendukung pengembangan usaha peternakan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Salah satunya melalui pemanfaatan bungkil inti sawit atau Palm Kernel Expeller (PKE) sebagai pakan tambahan bagi ternak kambing.

 
PKE merupakan produk samping dari proses pengolahan inti kelapa sawit yang memiliki kandungan nutrisi dan serat sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pakan ternak.
 
Melalui program pendampingan usaha peternakan, PKE diberikan kepada dua kelompok peternak kambing binaan PT SDS yang melibatkan 24 keluarga di Dumai. Pemanfaatan PKE ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas ternak sekaligus mendukung pengembangan usaha peternakan masyarakat agar semakin mandiri.
 
Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, kedua kelompok tersebut tercatat memiliki total 272 ekor kambing dan telah menjual 66 ekor kambing dengan nilai mencapai Rp178,2 juta.
 
“Kami ingin agar sumber daya yang tersedia dari kegiatan operasional juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Melalui pendampingan ini, PKE dimanfaatkan untuk mendukung usaha peternakan yang dapat terus berkembang dan memberikan nilai ekonomi bagi keluarga anggota kelompok,” ujar CSR Manager Apical, Agus Wiastono.
 
Sebelum diberikan kepada ternak, PKE terlebih dahulu melalui proses fermentasi. Proses tersebut dilakukan untuk membantu melunakkan tekstur serta mengurai serat kompleks sehingga pakan lebih mudah dikonsumsi dan dicerna oleh kambing.
 
Menurut Agus, fermentasi menjadi bagian penting dalam pemanfaatan PKE sebagai pakan tambahan. Selain membantu meningkatkan palatabilitas, proses tersebut membuat PKE lebih mudah dikonsumsi ketika diberikan bersama hijauan.
 
Pendampingan PT SDS diberikan kepada dua kelompok peternak yang berada di wilayah RT 5, RT 6, dan RT 7. Selain dukungan pakan tambahan, program diarahkan untuk membantu kelompok mengembangkan usaha peternakan sebagai kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga.
 
Kelompok Tani Wanita Tunas Harapan
 
Salah satu kelompok binaan adalah Kelompok Tani Wanita Tunas Harapan yang beranggotakan 10 keluarga. Kelompok ini memiliki 112 ekor kambing dengan nilai sekitar Rp214,85 juta.
Pada periode Januari hingga Agustus 2026, kelompok tersebut telah menjual 32 ekor kambing senilai Rp86,4 juta.
 
Selain peternakan, kelompok juga mengembangkan kegiatan simpan pinjam dengan nilai sekitar Rp54 juta sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian anggotanya.
 
Ketua Kelompok Tani Wanita Tunas Harapan, Lina, mengatakan hasil dari penjualan ternak turut memberikan manfaat langsung bagi keluarganya. Pendapatan tersebut bahkan telah membantu membiayai pendidikan anaknya hingga menyelesaikan jenjang S1.
 
Kelompok Sukabumi
 
Sementara itu, Kelompok Sukabumi yang beranggotakan 14 keluarga memiliki 160 ekor kambing dengan nilai sekitar Rp286,75 juta.
Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, kelompok ini mencatat penjualan 34 ekor kambing dengan nilai Rp91,8 juta.
 
Salah seorang anggota Kelompok Sukabumi, M. Nasir, mengatakan bantuan PKE diterima secara berkala, sekitar setiap satu setengah bulan. Dalam setiap periode, total PKE yang diterima mencapai sekitar 2,3 ton untuk mendukung kebutuhan pakan ternak.
 
Perkembangan kedua kelompok tersebut menunjukkan bahwa usaha peternakan dapat menjadi aset produktif sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga anggota kelompok.
 
Ke depan, Apical melalui PT SDS akan melanjutkan pendampingan dengan fokus pada peningkatan produktivitas ternak, pengelolaan usaha, serta penguatan kemandirian kelompok.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong usaha peternakan masyarakat agar terus berkembang dan menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga secara berkelanjutan.**
Share
Komentar
Copyright © 2026 . All Rights Reserved.