Jumat, 08 November 2024 17:21:00
Buk Yati : Saya jatuh cinta sama paslon nomor tiga
DUMAI - Kampanye pasangan calon walikota Dumai nomor urut 3, H Paisal dan wakilnya Sugiyarto di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Jumat (08/11/2024) sore disambut antusias ratusan warga.
Turut hadir dalam kesempatan kali ini, tokoh masyarakat, alim ulama, para relawan dan ratusan pendukung H Paisal - Sugiyarto.
Salah seorang warga setempat, Yati dalam sesi tanya jawab menerangkan bahwa dirinya baru kali ini ikut kampanye. Sebelumnya enggan ikut, tapi karena cinta sama paslon nomor tiga akhirnya ikut berkampanye.
"Saya sebelumnya tidak berminat ikut-ikut kampanye. Tapi sama paslon nomor tiga ini rasanya cinta pula, jadi saya hari ini ikut kampanye bapak Paisal," jelasnya.
Sementara cawako Dumai H Paisal SKM, Mars dalam orasinya memaparkan berbagai program berkhidmat yang akan dilanjutkan dalam lima tahun ke depan.
Insya Allah khidmat kesehatan akan tuntas pada 2025-2026. Selanjutnya progrm infrastruktur dan pendidikan sudah berjalan selama ini telah berhasil melahirkan ribuan tahfidz begitu juga dengan anak-anak dari agama lainnya mereka dibimbing oleh guru rohani masing-masing," ujarnya.
Terkait infrastruktur paslon nomor urut tiga memaparkan bahwa tiga tahun kepemimpinan sebelumnya memang belum sepenuhnya tuntas, apalagi tahun pertama kepemimpinannya Dumai terdampak pandemi covid.
"Jika tahun lalu kami fokus banjir, tidak akan bisa terbangun seluruh infrastruktur katena butuh Rp800 miliar buat penanganan banjir dan air pasang rob," terangnya.
Jika diberikan amanah, tahun depan Paisal-Sugiyarto akan berlari menggesa segala kekurangan seperti penanganan banjir dan air pasang rob serta saluran PDAM.
"Tahun depan kita sudah mulai dengan Rp50 miliar untuk banjir, sementara PDAM insya Allah bulan 6 tahun deoan sudah tersambung seluruhnya dengan biaya subsidi cukup bayar Rp250 ribu setiap jaringan ke rumah," kata Paisal.
Terakhir, guna menyempurnakan seluruh program yang berjalan, H Paisal akan memperbaiki data warga terlebih dahulu. Hal itu akan dioptimalkan pada 6 bulan pertama kepemimpinan selanjutnya jika diberikan amanah kembali.
"Jika data sudah tepat sasaran, maka penyaluran bantuan, BLT, UMKM dan seluruh program bisa diberikan tepat sasaran," pungkasnya.**
Share
Komentar






